Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tips Mekanik Bengkel Honda Sanggar Laut Cara Merawat Mesin Kendaraan: Jangan Pakai BBM 'Murahan'

Dalam sebuah diskusi bersama Tribun Timur beberapa waktu lalu, Arief membeberkan dampak salah pilih Bahan Bakar Minyak (BBM).

Tayang:
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur/sukmawati ibrahim
Instruktur Mekanik Honda Sanggar Laut Kota Makassar, Muhammad Arief Munafri   

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Namanya Muhammad Arief Munafri.

Kesehariannya sebagai  Instruktur Mekanik Bengkel Honda Sanggar Laut Group.

Dalam sebuah diskusi bersama Tribun Timur beberapa waktu lalu, Arief membeberkan dampak salah pilih Bahan Bakar Minyak (BBM).

Ia tak memungkiri sebagian orang, memilih BBM yang harganya murah dengan pertimbangan ekonomis.

"Padahal hal ini justru membuat kendaraan kita jauh lebih boros," katanya.

Arief menegaskan, penggunaan bahan bakar dengan oktan rendah serta tidak sesuai jenis kendaraan bisa berakibat fatal terutama kerusakan mesin. 

Hal ini diamatinya selama lima tahun bergelut di dunia perbengkelan.

Arief pun mengungkap beberapa fakta kondisi mesin yang ditemui seringkali dalam keadaan memperihatinkan. 

Padahal, pemakaiannya masih baru dan kurang dari 5 tahun. 

"Banyak keluhan pelanggan saya dapatkan dengan mobil bermasalah di awal tahun pemakaian," ungkapnya.

Ternyata, setelah dicek penyebab utamanya ialah salah pilih BBM.

Ia pun menjelaskan, kualitas bahan bakar khususnya jenis bensin atau gasoline dilihat dari angka oktannya.

Biasa juga disebut RON (Research Octane Number).

Dimana, semakin tinggi nilai oktan, pembakaran mesin kendaraan menghasilkan emisi gas buang yang sedikit.

Diketahui, BBM jenis gasoline terdapat RON 88 Premium atau setara, RON 90/91 Pertalite atau setara, RON 92 Pertamax atau setara, RON 95/98 Pertamax Turbo atau setara. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved