Breaking News:

UIM

UIM Larang Penerima Beasiswa Berambut Gondrong dan Wajib Hafal 3 Juz Al Quran

Universitas Islam Makassar atau UIM melakukan penandatanganan pakta integritas dan kontrak dengan 64  mahasiswa penerima beasiswa KIP

Editor: Edi Sumardi
DOK UIM
Penandatanganan pakta integritas dan kontrak dengan 64  mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar ( KIP ), di Auditorium KH Muhyiddin Zain, kampus UIM, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulsel, Kamis (4/11/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Universitas Islam Makassar atau UIM melakukan penandatanganan pakta integritas dan kontrak dengan 64  mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar ( KIP ).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Auditorium KH Muhyiddin Zain, kampus UIM, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulsel, Kamis (4/11/2021).

Hadir, Rektor UIM, Dr Ir Hj A Majdah M Zain MSi dan Wakil Rektor III UIM, Dr H Nurdin Tajry SH MH.

Demikian siran pers UIM kepada Tribun-Timur.com.

Dalam kata sambutannya, Majdah berharap agar para penerima beasiswa KIP tidak menyianyiakan fasilitas subsidi biaya kuliah dari pemerintah tersebut.

“Diantaranya dengan cara mempertahankan prestasi akademik tidak turin nilainya. Untuk hal ini juga saya berharap peran masing-masing pimpinan fakultas hingga ketua-ketua program study memantaunya,” ujar Majdah.

Penandatanganan pakta integritas tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas prestasi akademik hingga karakter.

Dari pakta integritas yang ditandatangani, masing-masing mahasiswa penerima beasiswa KIP, di antaranya bersedia berperan aktif dan berkontribusi dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, meningkatkan serta melaporkan prestasi akademik per semester, mengikuti kaderisasi ekstra kampus yang berhaluan Ahlusumnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.

Juga menyanggupi mematuhi segala peraturan dan kode etik kemahasiswaan yang berlaku di UIM.

Mahasiswa peraih beasiswa tersebut juga secara spesifik berkomitmen untuk berpakaian sopan (tidak menggunakan celana robek, sandal, dan tidak berpakaian ketat), dan tidak berambut panjang (gondrong) bagi laki-laki selama mengikuti proses akademik.

Yang luar biasa para mahasiswa UIM berprestasi penerima beasiswa itu berjanji menyelesaikan hafalan Al Quran minimal 3 juz selama merempuh proses akademik di UIM.

Komitmen ini, menurut Nurdin Tajry, sebagai persyaratan untuk melanjutkan beasiswa selama delapan semester atau selama masa waktu kuliahnya.(rilis)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved