Tribun Bisnis
Proyek Tegangan Tinggi Rampung, Listrik Sulut dan Sultra Kian Andal
Untuk pekerjaan SUTT 150 kV yang berhasil di-energize menghubungkan antara GI Andoolo dengan GI Kendari.
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Hasriyani Latif
Peraturan tersebut menyebutkan secara rinci persentase minimum TKDN yang harus dipenuhi dalam setiap jenis Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan (PIK) tergantung kapasitasnya.
Energize GI Likupang
Selain di Sulawesi Tenggara, PLN juga melakukan pemberian Tegangan (Energize) Interbus Transformer (IBT) 150kV/70kV Gardu Induk (GI) Likupang.
GI ini yang berlokasi di Desa Wineru, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
“Pemberian tegangan Bay IBT GI Likupang merupakan salah satu tahapan menuju pengoperasian sistem 150kV Paniki-Likupang-Pandu.
Tujuannya, mewujudkan komitmen PLN untuk penyediakan pasokan listrik yang andal.
Terlebih Likupang merupakan salah satu Destinasi Wisata Super Prioritas (DWSP) yang telah ditetapkan pemerintah sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
"Untuk itu PLN siap mendukung pengembangan KEK Likupang demi mendorong perekonomian di Sulawesi Utara.” tutur Wiluyo.
Tahapan selanjutnya adalah menyelesaikan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Paniki-Likupang dan SUTT 150 kV Likupang-Pandu, serta GI 150kV Pandu, yang saat ini masih dalam tahapan konstruksi.
"Harapannya sistem 150kV Paniki-Likupang-Pandu dapat segera selesai dan bisa dimanfaatkan dengan maksimal untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Sulawesi Utara," kata Wiluyo.
Ia menambahkan, Pembangunan GI 150 kV Likupang dengan kapasitas IBT sebesar 60 MVA dalam pelaksanaannya menggunakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 67,18 persen. (*)
Laporan Wartawan Tribun Timur @umhaconcit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pt-pln-persero-memperkuat-keandalan-pasokan-listrik-di-sulawesi-tenggara.jpg)