Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hari Sumpah Pemuda

Mengenal Aipda Mulyadi Satu-satunya Polisi Dapat Penghargaan Bupati Maros saat Hari Sumpah Pemuda

Dalam kesempatan itu, Chaidir menjelaskan, pemberian penghargaan dengan mempertimbangkan prinsip legalitas, objektivitas, keteladanan dan profesionali

Tayang:
Editor: Ansar
Mulyadi Wahid
Aipda Mulyadi Wahid terima penghargaan dari Bupati Maros, Chiadir Syam. Aipda Mulyadi Wahid satu-satunya polisi di Maros yang dapat penghargaan bupati saat momen Hari Sumpah Pemuda 

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Ketua Ikatan Indonesia di Jakarta bersama pejabat Negara, Akademisi, praktisi dan profesional.

Aipda Mulyadi satu-satunya Polisi yang menerima penghargaan tersebut.

"Terimakasih atas perhatian Pemkab Maros, khususnya Pak Bupati Maros atas penghargaan yang diberikan," kata Mulyadi.

Mulyadi optimis penghargaan tersebut akan membuatnya lebih meningkatkan kinerja, khususnya berkaitan dengan kepemudaan.

"Kami juga mengucapkan Dirgahayu Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021 semoga pemuda semakin jaya dan berkarya untuk Indonesia Merdeka," kata dia.

Aipda Mulyadi adalah satu pelatih Paskibraka di Maros. Ia akktif menjadi pelatih saat berpangkat Bripka.

Mulyadi sehari-hari bertugas sebagai Paur Min Pers Bagian Sumber Daya Manusia (Bag Sumda) Polres Maros.

Polisi kelahiran Jeneponto, 28 Februari 1978, itu sejak 15 tahun terakhir, dipercaya sebagai pelatih Paskibra Maros.

"Alhamdulillah, sudah 15 tahun diberi amanah melatih Paskibra Maros. Saya mulai melatih sejak 2005 silam, hingga sekarang," kata Mulyadi Wahid, saat ditemui di sela latihan Paskibra Maros, Kamis (18/7/2019).

Awalnya, kata Mulyadi, penunjukan dirinya sebagai pelatih Paskibra, saat Pemkab Maros mengajukan permohonan pelatih ke Polres Maros, pada 2005 silam.

Waktu itu, Mulyadi harus bersaing dengan personel pilihan Polres Maros lainnya, agar bisa terpilih sebagai pelatih.

"Saya dipilih setelah bersaing dalam seleksi bersama personel lainnya. Amanah itu tetap diberikan hingga sekarang," ujarnya.

Menjadi pelatih Paskibra, bagi ayah dua putri itu, bukanlah hal yang mudah.

Apalagi, harus menggembleng Paskibra mulai pagi sampai sore hari.

Tugasnya di Bagian Sumda Polres Maros pun, tak boleh diabaikannya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved