Breaking News:

Tribun Palopo

Disetujui DPRD, Wali Kota Palopo Ungkap Pentingnya Perda Kepariwisataan

Judas Amir dalam sambutannya berterimakasih kepada ketua DPRD dan semua anggota DPRD Kota Palopo atas disetujuinya Ranperda kepariwisataan

Penulis: Arwin Ahmad | Editor: Suryana Anas
Humas Pemkot Palopo
DPRD Palopo menyetujui Ranperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Wali Kota Palopo HM Judas Amir menghadiri rapat paripurna di DPRD Palopo, Sulawesi Selatan Senin (18/10/21).

Rapat tersebut dalam rangka Penetapan Persetujuan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah.

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Palopo Nurhaenih didampingi Wakil Ketua I DPRD Kota Palopo Abdul Salam.

Disaksikan Wali Kota dan beberapa perwakilan OPD.

Kemudian para Staf Ahli Wali Kota dan Asisten Pemerintah Kota.

Paripurna diawali pembacaan putusan panitia khusus (Pansus) II oleh Anggota DPRD Palopo Subir Surasman.

Kemudian dilanjutkan sambutan Wali Kota Palopo HM Judas Amir.

Judas Amir dalam sambutannya berterimakasih kepada ketua DPRD dan semua anggota DPRD Kota Palopo atas disetujuinya Ranperda kepariwisataan untuk ditetapkan menjadi Perda.

“Kita menetapkan sebuah Perda untuk kepentingan masyarakat kita, kita patut bersyukur kepada Allah SWT dengan penetapan rancangan ini mendapat dukungan dari teman-teman anggota dewan," kata Judas.

“Perda merupakan kekuatan tertinggi kepala daerah dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah,” tambahnya.

Perda juga kata dia, merupakan pedoman, terutama pada OPD yang membidangi pariwisata.

Sementara itu Ketua DPRD kota Palopo, Hj Nurhaenih berharap usai disetujuinya Ranperda, agar bisa menjadi Perda yang benar-benar dilaksanakan secara baik dan profesional.

Usai pembacaan putusan Pansus, dan sambutan Wali Kota, kegiatan dilanjutkan penandatanganan oleh Wali Kota Palopo dan Ketua DPRD Kota Palopo di akhir rapat.

Salah satu manfaat adanya Perda Rencana Induk Kepariwisataan adalah untuk menghadirkan inovasi pengembangan wisata daerah.

Selain itu, dengan pariwisata induk daerah, maka memudahkan pengembangan wisata dari pemerintah pusat. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved