Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tetangga Kakek Suhud Buka Suara 'Kita Tahu Sehari-harinya Dia Enggak Sesuai Sama yang Dia Omongin'

Warga pun menyesalkan apa yang disampaikan Kakek Suhud selama ini yang tidak sesuai dengan kenyataannya

Editor: Ilham Arsyam
Kolase Youtube Intens dan Baim Paula
Tetangga ungkap keseharian kakek Suhud yang tak sesuai dengan pernyataannya. 

Mereka menyebut bahwa apa yang disampaikan Kakek Suhud itu tidak seharusnya disampaikan ke publik.

"Berbeda dari apa yang dia omongin itu, yang saya enggak suka mungkin dari warga ya, yang dia bilang katanya dengerin ngaji, dengerin salawat, jangan hal seperti itu dimasukin ke media," ungkap seorang tetangga.

Warga pun jadi mempertanyakan maksud dan tujuan Kakek Suhud menyampaikan hal tersebut.

Pihaknya juga menyebut, apa yang ungkapkan oleh Kakek Suhud pada publik berbeda dari kenyataan yang mereka lihat.

"Jadi kita tahu sehari-harinya dia, dan enggak sesuai sama yang dia omongin sama kenyataannya," lanjutnya.

Para tetangga pun menegaskan kalau tujuan mereka buka suara yakni bukan untuk membela siapapun.

"Kalau kenyataannya sesuai, kita enggak mungkin berani komentar seperti ini. Kita nyata-nyata aja deh kalau ngomong. Jadi bukannya kita berpihak ke Baim atau ke Pak Suhud, tidak," tegasnya.

Warga pun melihat bahwa di kesehariannya, keluarga kakek Suhud bukan orang yang kekurangan.

"Kemarin itu kan dibilang katanya dagang, katanya juga kakinya sakit, katanya dia ngebiayain saudaranya, kakaknya, dan juga anak-anaknya."

"Makanya saya bilang jangan salah pilih bantu orang, dilihat dulu, kenapa harus bapaknya yang kerja, kenapa enggak anak-anaknya, yang bikin saya keberatan sih itu," jelas seorang tetangga lain.

Terkait pengakuan Kakek Suhud soal menjual buku, pihak tetangga justru meragukannya.

"(soal) Dagang, kita juga bingung ngejelasinnya kalau dagang. Karena enggak pernah kelihatan di sini enggak ada yang tahu."

"Warga di sini enggak ada yang tahu (jualan buku), makanya orang-orang pada nanya 'emang bener jualan buku?'," tandasnya

Menurutnya, tetangga tak pernah melihat Kakek Suhud membawa buku yang ia sebut akan dijual.

:Orang-orang di sini enggak pernah tahu, karena dia jalan ya jalan aja. Dia enggak pernah ibaratnya nenteng buku gitu, kita enggak pernah lihat," katanya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved