Tribun Edukasi
Masalah Kesehatan yang Timbul Akibat Minum Air Laut
Saat mengonsumsi air laut, ginjal manusia akan kesulitan membuang kandungan garam.
Darah manusia memiliki salinitas 9. Salinitas adalah tingkat garam air laut yang dihitung perseribu.
Salinitas 9 berarti ada 9 gram garam serta 991 gram air dalam 1.000 gram cairan.
Artinya kandungan air jauh lebih banyak dibanding garam.
Sementara itu, air laut termasuk cairan hipertonik atau mengandung lebih banyak garam dibanding darah manusia.
Faktanya, air laut memiliki tingkat salinitas 35 atau setara dengan empat kali salinitas darah.
Masalah kesehatan
Minum air laut menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, berikut di antaranya:
1. Dehidrasi
Tidak hanya membuat ginjal kesulitan mengencerkan garam, minum air laut juga menyebabkan dehidrasi.
Karena air dalam tubuh digunakan untuk membantu mengencerkan kelebihan garam.
Akibatnya fungsi tubuh dapat terganggu karena kekurangan air.
Dehidrasi mengakibatkan rasa haus berlebihan dan urine dikeluarkan lebih sering.
Hal ini dikarenakan tubuh sedang berusaha mengeluarkan kelebihan garam.
2. Gagal ginjal
Saat mengonsumsi air laut, ginjal manusia berfungsi menyaring kelebihan garam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/warga-makassar-percaya-terapi-air-laut-untuk-kebugaran-tubuh-2262021.jpg)