Tribun Selayar

Kantor KUA di Selayar Masih Kekurangan Tenaga Administrasi

Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Selayar masih kekurangan tenaga administrasi di kantor Kepala Urusan Agama (KUA).

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sudirman
ist
bincang virtual membumikan agama seri 6 Tribun Timur bertema potret layanan KUA masa kini dipandu host Hasim Arfah, Rabu (6/10/2021) sore 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Selayar masih kekurangan tenaga administrasi di kantor Kepala Urusan Agama (KUA).

Disampaikan Kasi Bimas Kemenag Selayar, Andi Saiful Herman dalam bincang membumikan agama seri 6 Tribun Timur bertema potret layanan KUA masa kini dipandu host Hasim Arfah, Rabu (6/10/2021) sore.

Andi Saiful Herman mengatakan, ada 11 KUA di Kabupaten Selayar. Dari 11 KUA, ada dua kantor KUA yang masih kosong kepala KUAnya.

"Ini yang jadi perhatian untuk memaksimalkan pelayanan KUA sebagai ujung tombak kemenag," katanya.

Dari segi personil, Andi Saiful mengatakan masih sangat kekurangan, rata-rata satu staf PNS untuk satu KUA.

"Ada juga KUA tidak ada staf PNSnya. Hanya dibantu tenaga kontrak,"

"Kami berharap Kemenag Sulsel, agar mengusahakan tambahan personil KUA di Selayar," imbuhnya.

Ia mengatakan staf yang masih kurang utamanya untuk tenaga administrasi di KUA kecamatan.

Adapun tenaga kontrak yang membantu kerja-kerja di KUA honornya masih kecil kecil.

"Kami sangat berharap ada penambahan insentif bagi pegawai yang kami berdayakan," katanya.

Paling tidak kata dia, ada lima sampai enam dibutuhkan pegawai sebagai pelaksana administrasi.

"Ini untuk maksimalkan peran KUA di kecamatan, perlu didukung tenaga yang memadai,"

"Kami harap ini menjadi perhatian kemenag Sulsel (soal kekurangan pegawai)," imbuhnya Andi Saiful.

Sementara Kepala Kemenag Selayar, Aswar Badulu mengatakan ada tiga indikator untuk meningkatkan kualitas pelayanan KUA.

"Indikatornya, bagaimana KUA semakin bersih,  bebas gratifikasi dan pungli," ujar Aswar.

Terkait permintaan Kasi Bimas Kemenag Selayar, Andi Saiful Herman, Aswar mengatakan SDM di KUA memang diperlukan untuk mengoptimalkan pelayanan di KUA.

Aswar mengatakan pihaknya juga menerapkan keterbukaan informasi dengan menyediakan brosur, prosedur layanan KUA, ruang informasi, ruang pengaduan, pendaftaran, pengumuman dan lainnya.

Dalam bincang membumikan agama itu, hadir narasumber Kabid Urais Kemenag Sulsel, HM Tonang Cawidu, Kepala Kemenag Selayar Nur Aswar Badulu, Kepala Kemenag Luwu Timur, Misbahuddin

Selain itu, Kasi Bimas Kemenag Luwu Timur, Muh Yunus, Kasi Bimas Selayar, Syaiful, Kepala KUA Wotu, Muh Husin Miolo dan Kepala KUA Bonto Matenne, Usman.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved