Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Persib Bandung

Seri Lawan PSM Makassar, Robert Rene Alberts Didesak Mundur Hingga 'Dijual' di Akun Shopee

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts didesak mundur dari kursi kepelatihan Maung Bandung.

Editor: Muh Hasim Arfah
handover
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mendapatkan kritik dari seorang setelah hanya seri 4 kali dan menang 2 kali di Liga 1 2021. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts di ujung tanduk.

Sebab, dalam enam kali pertandingan, klub termahal Liga 1 2021 ini, hanya mendapatkan dua kali kemenangan dan empat kali imbang.

Pada pertandingan terakhir melawan PSM Makassar, tak ada pemain Persib Bandung yang bisa tak bisa mencetak gol.

Gol yang tercipta justru dari pemain PSM Makassar sendiri, Serif Hasic.

Dalam Berita Persib Hari Ini, Robert Rene Alberts dipajang di Shopee untuk dijual karena seri empat kali dalam Liga 1 2021.

Robert Alberts berada di deretan jersey Persib Bandung.

Baca juga: Viral Pelatih Persib Robert Alberts Dijual Rp 1.933 di Toko Online, Deskripsi Produknya Menyakitkan

Seakan barang, Robert Alberts dijual di toko online dengan harga jauh lebih murah dibandingkan jersey dan merchandise Persib.

Akun @tomytrianggoro33 yang mencantumkan lokasi Kota Bandung itu menjual pelatih Persib Bandung dengan harga Rp 1.933.

Harga tersebut identik dengan tahun lahir Persib Bandung, yakni pada 14 Maret 1933.

"Dijual Pelatih Persib Bandung, Minus 4x seri dan miskin taktik," begitu nama produk yang dicantumkan penjual, dikutip pada Senin (4/10/2021).

Tidak hanya itu, penjual juga menuliskan kata-kata nyelekit pada deskripsi produk.

"Barang second, masih layak pakai," tulisnya.

Munculnya wajah Robert Alberts di toko online diduga merupakan buntut pertandingan Persib Bandung dengan PSM Makassar yang jauh dari kata memuaskan.

Baca juga: Pelatih Persib Bandung Dijual di Toko Online, Penjual: Barang Second, Masih Layak Pakai

Laga tersebut berakhir imbang dengan skor 1-1.

Permain Persib Bandung di seri pertama Liga 1 2021/2021 tidak sebanding dengan skuat mahal yang dimilikinya.

Persib Bandung hanya mampu meraih dua kali kemenangan dan empat hasil imbang.

Hasil imbang terebut diraih secara beruntun sehingga memantik kekecewaan bobotoh, pendukung Persib Bandung.

Manajemen Tak Menjawab

Terkait dengan munculnya kritik bobotoh terhadap Persib Bandung dengan cara 'unik', menjual pelatih Robert Alberts di toko online, manajemen Persib belum mau berkomentar.

Direktur PT PERSIB Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono dan Manajer Umuh Muchtar belum bisa dimintai komentar.

Baca juga: Rene Out Menggema! Kesabaran Bobotoh Persib Bandung Habis, Seri 4 Kali Padahal Banyak Pemain Hebat

Wartawan Tribunjabar.id (grup Tribun Timur) dalam artikel berjudul NASIB ROBERT ALBERTS di Ujung Tanduk, Manajemen Persib Bandung Segera Bertemu Bobotoh. sudah menghubungi keduanya, tapi telepon tidak diangkat.

Didesak Mundur

elemen pecinta Persib bandung mendesak Robert Alberts mundur.

Desakan ini tidak terlepas dari hasil kurang memuaskan maung Bandung selama 4 pertandingan terakhirDari 4 pertandingan terakhir di Liga 1 2021, Maung Bandung hanya meraih 4 poin dari 4 hasil imbang beruntun.

Bahkan Marc Klok dan kawan-kawan hanya meraih 1 poin saat bertanding melawan 10 pemain Bali United.

Pengurus Viking Persib Club (VPC), Yudi Baduy, mengabarkan informasi terbaru soal tuntutan 2x24 jam yang ditujukan kepada manajemen Persib Bandung menyusul hasil kurang memuaskan di seri pertama Liga 1 2021/2022.

Yudi mengatakan manajemen Persib Bandung sudah memberi tanggapan soal tuntutan bobotoh tersebut dan segera mengadakan pertemuan.

Baca juga: PSM Pilih Balik ke Makassar Setelah Seri Lawan Persib, Latihan Digelar 8 Oktober di Lapangan Bosowa

"Sudah, mereka mengundang. Beberapa perwakilan dari kami mau sampaikan aspirasi," ujar Yudi Baduy kepada awak media melalui sambungan telepon, Senin (4/10/2021).

Yudi mengungkapkan, akan ada pertemuan terlebih dahulu antarbobotoh pada sore ini.

Pertemuan itu nantinya membahas beberapa poin sampai akhirnya akan bertemu langsung dengan manajemen Persib Bandung.

"Kami ngumpul saja sambil ngopi, (sama manajemen). Paling di poin itu, kami minta diundang karena sulit sekali minta ketemu. Jadi ketika diundang, kami sampaikan aspirasi dari beberapa bobotoh yang satu suara," katanya.

Yudi menambahkan, Viking Persib Club belum bisa membocorkan tuntutan bobotoh yang bakal disampaikan di pertemuan nanti.(*)

Baca juga: Abdul Rahman Cedera Saat Lawan Persib Bandung, Pelatih PSM: Semoga Tidak Parah

Baca juga: 10 Pelatih Asing Selalu Berakhir Tragis di Persib Bandung, Bagaimana dengan Robert Alberts?

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved