Breaking News:

UNM

Keanehan Mutasi Jabatan Prof Jufri, Hanya Job Fit di Dinas Pendidikan Tapi Lulus di Dinas Pariwisata

Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Dr Husain Syam meminta Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengembalikan Prof Jufri ke UNM.

Editor: Muh Hasim Arfah
handover
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dan Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Dr Husain Syam MTP 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Dr Husain Syam, MTP IPU ASEAN Eng menyampaikan tanggapan atas mutasi guru besar UNM dari kepala Dinas Pendidikan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Sehingga, Rektor UNM melalui surat memutuskan meminta kembali Prof Dr Muhammad Jufri sebagai akademisi.

Pertimbangannya, kepakaran dan keilmuan Prof Jufri masih sangat dibutuhkan di UNM.

Prof Husain Syam mengungkapkan hal itu menyusul keputusan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman yang memutasi Prof Jufri dari Kepala Dinas Pendidikan ke Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan.

"Prof Jufri juga tidak hadir dan tidak mengikuti pelantikan pada 24 September kemarin," kata Prof Husain.

Prof Husain Syam menambahkan penempatan Prof Jufri sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan tidak sesuai dengan kompetensi dan kepakarannya.

Baca juga: Rektor UNM Ungkap Mutasi Plt Gubernur Sulsel Ada yang Aneh, Sindir Penempatan Muh Jufri Dipaksakan

"UNM hanya merekomendasikan dan meminjamkan ke pemprov Sulsel untuk membantu masalah pendidikan sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulsel," kata rektor.

Rektor menambahkan sejak pemprov melakukan job fit dan hasilnya menempatkan Prof Jufri di Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan, UNM sudah bersikap tegas. UNM menolak hasil job fit yang memutasi Prof Jufri ke Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan lantaran tidak sesuai kompetensi dan kepakarannya.

Rektor menegaskan sejak awal ikut lelang jabatan, Prof Jufri hanya memilih jabatan Kepala Dinas Pendidikan meskipun dibolehkan memilih tiga jabatan.

Begitu juga saat ikut job fit, Prof Jufri juga hanya memilih jabatan Kepala Dinas Pendidikan. Anehnya, kata rektor panitia seleksi job fit justru meloloskan Prof Jufri sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved