Kebakaran RS Dadi

Gedung Meranti Terbakar, RS Dadi Pastikan Layanan Tetap Berjalan

Direktur RS Dadi Makassar, dr Arman Bausat mengakui kebakaran gedung Meranti mengganggu sedikit pelayanan.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur
Petugas pemadam kebakaran memadamkan sisa-sisa api di atap RSKD Dadi, Jl Lanto Dg Pasewang Kota Makassar Minggu (26/9/2021) siang. (Foto Ari Maryadi Tribun Timur) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Provinsi Sulawesi Selatan Makassar memastikan pelayanan kesehatan tetap beroperasi meski salah satu gedung terbakar.

Direktur RS Dadi Makassar, dr Arman Bausat mengakui kebakaran gedung Meranti mengganggu sedikit pelayanan.

Namun ia memastikan pelayanan kesehatan tetap beroperasi.

"Tidak tergangguji 39 pasien yang dirawat itukan semua teman perawat tidak masalah, karena mereka sudah terbiasa merawat hingga ratusan pasien,” katanya kepada wartawan di lokasi kebakaran.

Gedung Perawatan Meranti Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Provinsi Sulawesi Selatan Makassar hangus terbakar, Minggu (26/9/2021).

Atap gedung hangus terbakar. Termasuk sejumlah tempat tidur pasien.

Pihak RSKD Dadi Makassar mengungkapkan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah akibat kebakaran tersebut.

"(Kerugian) ratusan juta, karena rangka-rangka atap hangus semua. Jadi butuh ratusan juta karena mesti digandi rangka-rangka atap semua, taksirannya sekitar Rp200 sampai 300 juta," kata Direktur RS Dadi, dr Arman Bausat kepada wartawan.

dr Arman mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 10:00 pagi. Api bermula dari Gedung Meranti hingga menjalar ke ruang perawatan pasien.

"Yang terbakar ruang Meranti agak meluas ke ruang perawatan," ujarnya.

dr Arman mengatakan, kondisi Gedung Perawatan Meranti 95 persen hangus terbakar.

Sementara Ruang Perawatan Kenanga sekitar 50 persen terbakar.

Ia mengatakan padahal Gedung Meranti itu baru-baru ini direnovasi gedungnya. Namun musibah datang belakangan.

"Gedung meranti 95 persen terbakar kenanga 50 persen karena terkoneksi," ujarnya.

Selain itu dokumen-dokumen di Gedung Meranti juga hangus terbakar akibat kejadian ini.

Sejauh ini lokasi kejadian sudah dipasangi garis polisi.

Sejumlah armada mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi pagi tadi. Mereka berjibaku memadamkan api.

Laporan Kontributor TribunMakassar.com @bungari95

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved