Breaking News:

Tribun Bulukumba

Hasil Refocusing, Pemkab Bulukumba Gelontorkan Rp 14 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), bakal menggelontorkan Rp14 Miliar untuk penanganan Covid-19.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Suryana Anas
Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi Covid-19 Artikel ini telah tayang di Tribun-Pantura.com dengan judul Januari Kasus Covid-19 Diprediksi Bakal Meledak, https://pantura.tribunnews.com/2020/12/30/januari-kasus-covid-19-diprediksi-bakal-meledak. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), bakal menggelontorkan Rp14 Miliar untuk penanganan Covid-19.

Itu berdasarkan hasil refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021, sebesar Rp52 Miliar. 

Kepala Bidang Keuangan Daerah Pemkab Bulukumba, Irma Darmayanti, menejelaskan, pada dasarnya seluruh anggaran yang direfocusing diperuntukan untuk bidang kesehatan yang berakitan dengan dampak pandemi.

"Alokasinya ke bidang kesehatan termasuk insentif nakes, penanganan covid dan vaksin selebihnya di simpan sebagai cadangan bidang kesehatan," jelasnya, Sabtu (25/9/2021).

Dia merinci, dari Rp52 Miliar itu, untuk bidang kesehatan penanganan covid sejumlah Rp14 miliar.

Sementara sisanya Rp 38 miliar tersimpan pada Belanja Tidak Terduga (BTT) sebagai cadangan penangan kesehatan.

"Terkait penggunaan Rp14 miliar itu terdiri dari dukungan vaksin covid sekitar Rp 6 miliar, insentif tenaga kesehatan Rp 6 miliar belanja kesehatan lainnya Rp900 juta dan PO komando kelurahan Rp265 juta," jelasnya.

Sedangkan untuk belanja vaksin sendiri bersumber dari pusat sehingga tak ada pembelian vaksin. 

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Bukukumba melakukan refocusing anggaran 2021 sebesar Rp52 miliar untuk penanggulangan Covid-19.

Refocusing itu diambil dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) serta mengacu pada  Kebijakan ini mengacu pada Surat Ederan (SE) Dirjen Perimbangan Kementerian Keuangan.

Itu dikuatkan dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang mewajibkan setiap Pemerintah Daerah menyediakan anggaran untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 serta PMK 17 Tahun 2021.

Kepala Badan Keuangan Daerah Bulukumba, Andi Sufardiman, mengaku jika refocusing itu sudah menjadi perintah pusat untuk dilakukan di tingkat daerah.

Dan belum lama ini, telah dilakukan refocusing dengan total sebesar Rp52 miliar.

"Peruntukannya sesuai aturannya untuk penanganan covid (penanganan vaksin, insentif nakes dan lain lain yang melekat di dinkes serta BTT (Belanja Tidak Terduga)," jelas dia. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved