Tribun Wajo
Hampir Sebulan Terendam Banjir, Rumah Ambo Tuo Roboh di Tempe Wajo
Satu rumah panggung warga roboh akibat banjir di Kelurahan Laelo, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis (23/9/2021).
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Satu rumah panggung warga roboh akibat banjir di Kelurahan Laelo, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis (23/9/2021).
Rumah panggung tersebut diketahui adalah milik Ambo Tuo (51).
Rumah Ambo Tuo roboh setelah tergenang banjir setinggi 2,5 meter di bantaran Te.
"Kejadiannya tadi sebelum salat dhuhur, tidak ada penghuni rumah saat roboh," kata Camat Tempe, Supardi.
Diketahui, Ambo Tuo tidak berada di rumahnya pada saat kejadian.
Mengingat, rumahnya itu sudah reyot dan bagian dalam rumah panggungnya sudah tergenang air.
Saat ini, Ambo Tuo pun tinggal di rumah tetangganya pasca peristiwa itu.
Personel penanggulangan bencana di Posko Terpadu Penanggulangan Banjir Kabupaten Wajo pun telah mengevakuasi sejumlah barang-barang berharga milik Ambo Tua di rumahnya itu.
"Sudah dievakuasi, pemilik rumah juga sudah pindah di rumah tetangganya," kata personel Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Wajo, Kustang Firman, yang turut melakukan evakuasi.
Ambo Tuo hanya tinggal seorang diri di rumahnya.
Sebagaimana diketahui, sudah nyaris sebulan banjir melanda Kabupaten Wajo.
Setidaknya, sudah ada 4 rumah warga yang rusak akibat banjir yang melanda Kabupaten Wajo sejak 28 Agustus 2021 lalu.
Selain itu, jumlah pengungsi akibat banjir mencapai 34 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 123 jiwa.
Masih ada 6 kecamatan yang terdampak banjir.
Yakni Kecamatan Tempe, Belawa, Tanasitolo, Pammana, Sabbangparu, dan Bola.
Sejauh ini, banjir belum menunjukkan tanda-tanda bakalan surut.
Banjir musiman yang melanda Kabupaten Wajo adalah dampak dari meluapnya Danau Tempe.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/satu-rumah-panggung-warga-roboh-akibat-banjir-di-kelurahan-laelo-kecamatan-tempe.jpg)