PON XX Papua
Anggota Biddokes Polda Sulsel Ciptakan Lagu Semarakkan PON XX Papua
Anggota Biddokkes Polda Sulsel menyemarakkan PON XX Papua dengan menciptakan sebuah lagu. Judulnya, Raih Prestasi Papua Bangkit.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR, MAKASSAR – Pekan Olahraga Nasional XX Papua tidak lama lagi. PON Papua bakal dibuka pada 2 Oktober mendatang.
Euforia even olahraga nasional empat tahunan ini kini telah terasa. Berbagai kalangan mulai turut serta menyemarakkan PON XX Papua.
Salah satunya, anggota Biddokkes Polda Sulsel, Aiptu Sukandi W Dehi.
Pria kelahiran Gorontalo, 9 Agustus 1973 ini menyemarakkan PON XX Papua dengan menciptakan sebuah lagu. Judulnya, Raih Prestasi Papua Bangkit.
Ia mengaku, judul lagu itu diambil mengingat PON sebagai ajang dalam meraih prestasi bagi para atlet-atlet olahraga. Ke depannya mereka bisa mengharumkan nama daerah dan bangsa Indonesia.
Kemudian kata Papua Bangkit disematkan karena ini juga menjadi momen Papua untuk bangkit, menyamakan diri dengan provinsi lain.
“Membuktikan diri bahwa Papua bisa menjadi tuan rumah PON,” katanya melalui sambungan telepon, Selasa (21/9/2021).
Sukandi menceritakan, pembuatan lagu ini sebagai terpilihnya Papua sebagai tuan rumah PON. Apa lagi ia pernah tinggal dan menetap di Papua selama 16 tahun. Sejak 1994 hingga 2010.
“Saya pernah tinggal dan meentap di Papua selam 16 tahun. Ini rasa bangga saya sehingga lagu ini saya ciptakan untuk memeriahkan pelaksanaan PON,” tuturnya.
Proses pembuatan lagu Raih Prestasi Papua Bangkit ini ia kerjakan sejak Mei lalu. Baru rampung sekira dua minggu lalu.
Pria yang pernah bertugas di Polres Kepulauan Yapen, Papua ini mengaku proses pembuatan lagu sempat terkendala susahnya mencari musik asli Papua.
Ada unsur musik Papau dengan alat tifa (sejenis gendang) ingin dimasukkan dalam intrumen lagu, akan tetapi sulit untuk mendapatkan alat tersebut.
“Paling susah mencari musik asli Papua. Ada alat musik tifa ingin saya masukkan, jadi saya hubungi mahasiswa yang ada di Makassar untuk meminjam, akan tetapi mereka tidak membawanya,” ungkap Sukandi.
Ia berharap, hasil karyanya ini bisa memeriahkan dan menjadi penyemangat seluruh atlet dan peserta PON, khususnya kepada masyarakat di Papua.
“Harapan saya, lagu ini akan dikenang setiap pelaksanaan PON dan dijadikan sebagai motivasi, pemberi support, semangat bagi atlet dan masyarakat dalam hal olahraga,” harap peraih gelar magister kesehatan masyarakat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kapolda-sulsel-irjen-pol-merdisyam-saat-memberikan-piagam-penghargaan-kepada-aiptu-sukandi.jpg)