Breaking News:

Tribun Makassar

Tiga Ribu NIK Warga Makassar Tak Terdeteksi di BPJS Kesehatan

Sebanyak tiga ribu Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga Kota Makassar tak terdeteksi di data Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sudirman
ist
Dewan Pengawas BPJS Kesehatan menemui Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak tiga ribu Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga Kota Makassar tak terdeteksi di data Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto saat bertemu Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan di kediamannya, Jalan Amirullah, Kamis (16/9/2021).

Menurut Danny Pomanto, data penduduk yang tidak terdeteksi di BPJS Kesehatan karena administrasi kependudukannya bermasalah.

"Tidak terdeteksi di sistemnya BPJS sehingga perlu dikonsentrasikan supaya bisa terpenuhi itu," ucap Danny Pomanto.

Padahal, Pemkot Makassar telah membayar iuran bagi peserta BPJS kelas tiga.

"Sudah dibayar tapi orangnya nda jelas. Apakah sudah meninggal kah atau apakah," ujarnya.

Karena itu, data peserta harus diperbarui.

Dinas terkait diminta melakukan penelusuran terkait status masyarakat apakah sudah meninggal atau masih hidup.

"Jadi kita cari, kita minta namanya karena kita kan tidak tahu mereka yang temukan. Dan cek namanya siapa tahu sudah meninggal tapi tidak tercatat," tegasnya.

Hal sama disampaikan Anggota Dewan Pengawas BPJS kesehatan, Siruaya Utamawan.

Selama ini, ada kurang lebih  3.000 penduduk kota Makassar yang belum sinkron NIK nya.

Dibutuhkan kerjasama yang baik antara dinas sosial, dinas kesehatan bersama dinas dukcapil.

"Sehingga jika mereka membutuhkan pelayanan kesehatan, dapat tertangani dengan baik," jelasnya. 

Melalui pertemuan ini, Dewan Pengawas BPJS Kesehatan meminta masukan dan data-data terkait pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara langsung di lapangan.

Selama dua hari, mulai tanggal 16 - 17 September 2021 mereka akan melakukan pengawasan lapangan. (*)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved