Tribun Edukasi
Mengapa Gajah Disebut Takut Sama Tikus?
Salah satu mitos yang beredar jika gajah salah satu hewan yang takut sama tikus.
TRIBUN-TIMUR.COM - Tak selamanya hewan yang lebih kecil takut sama hewan lebih besar.
Salah satu mitos yang beredar jika gajah salah satu hewan yang takut sama tikus.
Padahal jika dibandingkan, ukuran tubuh gajah jauh lebih besar dibanding tikus.
Namun tidak ada yang mengetahui secara pasti dari mana asal mitos jika gajah takut pada semut.
Namun, tampaknya kisah ini mulai beredar sejak berabad-abad lalu di zaman Yunani Kuno.
Kisah yang berkembang tersebut kemudian tersebar ke berbagai negara di dunia hingga saat ini.
Berawal dari dongeng di era Yunani Kuno
Melansir dari situs Encyclopedia, kisah gajah takut pada tikus bermula dari zaman Yunani Kuno.
Dalam kisah itu digambarkan tikus merambat naik dan masuk ke dalam belalai gajah sampai mamalia besar ini berlari ketakutan.
Berlanjut pada tahun 1600-an, seorang dokter asal Irlandia, Allen Moulin, menyimpulkan bahwa gajah kemungkinan takut pada tikus, karena bisa saja hewan pengerat ini memanjat belalai dan kemudian mencekiknya.
Ia berasumsi gajah tidak mempunyai penutup kecil, seperti milik manusia, yang memungkinkan tikus masuk dan mencapai bagian tenggorokannya.
Asumsi ini sudah terbukti tidak tepat, tetapi tetap saja mitos gajah takut pada tikus masih beredar luas.
Dilakukan uji coba
Dikutip dari Wonderopolis, suatu acara televisi bernama Mythbusters pernah melakukan uji coba untuk membuktikan kebenaran mitos ini.
Temuannya menunjukkan jika gajah barangkali memang takut pada tikus. Namun, temuan tersebut disanggah oleh para ilmuwan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ilustrasi-gajah-sabana-afrika-20.jpg)