Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Timor Leste

3 Kali Pemilihan Presiden Timor Leste Francisco Guterres Baru Terpilih, Ini Kiprahnya Sejak Merdeka?

Francisco Guterres Presiden Timor Leste Saat Ini, Begini Sepak Terjangnya Hadapi Pasukan Indonesia hingga Duduk di Kursi Nomor Satu

Editor: Arif Fuddin Usman
grid.id via intisari-oline.com
Francisco Guterres, Presiden Timor Leste saat ini. Begini sepak terjangnya hadapi pasukan Indonesia hingga duduk di kursi nomor satu. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Perjalanan Francisco Guterres sebagai Presiden Timor Leste ternyata tak mudah.

Penuh aral rintangan dan onak berduri. Pasalnya hingga tiga kali ikut pemilihan presiden, baru akhirnya terpilih.

Francisco Guterres menjabat sebagai presiden Timor Leste sejak 20 Mei 2017.

Seperti para pendahulunya, ia pun tercatat punya peran dalam perjuangan kemerdekaan Timor Leste.

Sebagai negara muda yang resmi merdeka pada tahun 2002 lalu, sederet sosok yang dianggap pahlawan kemerdekaan masih ada hingga saat ini.

Bahkan, sebagian mereka telah menduduki posisi-posisi penting dalam pemerintahan.

Timor Leste merupakan negara muda yang melepaskan diri dari Indonesia pada 1999.

Menjadi bagian wilayah Indonesia selama kurang lebih 24 tahun, rakyat Timor Leste memilih untuk merdeka melalui referendum yang digelar pada 30 Agustus 1999.

Xanana Gusmao menjadi presiden pertama Timor Leste setelah wilayah ini lepas dari Indonesia.

Namun, pada 2008 Timor Leste pernah mengalami masa krisis ketika terjadi pemberontakan dan percobaan pembunuhan terhadap Presiden Jose Ramos-Horta.

Pada saat itu, jabatan presiden Timor Leste untuk sementara pernah dipegang oleh Vicente Guterres (11 Februari 2008 - 13 Februari 2008) dan Fernando de Arauji (13 Februari 2008 - 17 April 2008).

Presiden Ramos-Horta harus menjalani perawatan usai terkena tembakan tentara pemberontak.

Pada 11 Februari 2008, terjadi serangan terhadap presiden Ramos Horta dan Perdana Menteri Xanana Gusmao di kediamannya masing-masing.

Jose-Horta terluka parah hingga kritis, sementara Xanana selamat dari percobaan pembunuhan itu.

Penyerangan itu pula yang menjadi akhir bagi 'tentara pemberontak' Alfredo Reinado, ia tewas oleh tentara FDTL yang menjaga rumah Ramos Horta.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved