Update Corona Maros
Kabar Baik, Tak Ada Penambahan Kasus Covid-19 di Maros
Memasuki September, penurunan kasus Covid-19 terus terjadi hingga menyisakan puluhan kasus saja.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan terus terjadi sejak Juni 2021.
Namun untuk pertama kalinya per tanggal 13 September 2021, tak ada penambahan kasus.
Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Maros, dr Muhamamad Yunus.
"Alhamdulillah per tanggal 13 September tidak ada peningkatan kasus Covid-19," katanya.
Puncak peningkatan kasus, kata dr Yunus terjadi 5 Agustus lalu.
"5 Agustus puncaknya ada 653 kasus konfirmasi aktif," sebutnya.
Namun memasuki September, penurunan kasus Covid-19 terus terjadi hingga menyisakan puluhan kasus saja.
"Sisa kasus Covid-19 di Maros adalah 61 kasus. Dan akhirnya kita sudah turun ke zona kuning setelah sebelumnya sempat berada di zona merah," lanjutnya.
61 kasus tersebut tersebar di sembilan kecamatan yang ada di Kabupaten Maros.
Kecamatan dengan jumlah kasus paling sedikit ialah Kecamatan Lau.
"Kecamatan Lau hanya tersisa satu kasus," ucapnya.
Sementara Kecamatan dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi adalah mandai.
"Mandai masih menjadi kecamatan dengan total kasus tertinggi, yakni 38 orang," ujarnya.
Saat ini 13 pasien sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
"Empat orang di RS dr La Palaloi dan sembilan lainnya di RS lainnya," jelasnya.