Tribun Otomotif
Ini Dampaknya Pada Kendaraan Jika Salah Pilih BBM
Kota di Sulawesi membutuhkan BBM Ramah Lingkungan berkualitas dengan RON tinggi seperti Pertalite dan Pertamax.
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Hasriyani Latif
Ia menyampaikan, pabrikan kendaraan produksi tahun 2000-an ke atas memiliki mesin berbeda dengan kendaraan produksi dulu.
Penggunaan bahan bakar dengan oktan lebih rendah bisa membuat kendaraan kita lebih boros.
"Dalam 1 liter yang sama dan kondisi rute luar kota pada perjalanan bebas hambatan, penggunaan Premium (Oktan 88) hanya mampu menjangkau 15 km per liter, sedangkan Pertamax (Oktan 92) bisa 20 km per liter untuk mesin kendaraan 1.500 cc. Ini akibat pembakaran dalam mesin lebih sempurna,” ucapnya.
Ia menambahkan, jika hasil pembakarannya hitam itu menunjukkan penggunaan bahan bakar boros.
“Kalau piston sudah hitam sekali berarti oktannya tidak sesuai karena meledak duluan, dia terbakar duluan jadinya menimbulkan kerak-kerak hitam,” ujarnya.
Area Manager Communcation, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Subholding Commercial & Trading, Laode Syarifuddin Mursali mengatakan, kota di Sulawesi membutuhkan BBM Ramah Lingkungan berkualitas dengan RON tinggi seperti Pertalite dan Pertamax.
Terlihat dari tren konsumsi BBM khususnya jenis bensin atau gasoline hingga Agustus 2021.
"Secara proporsi penggunaan BBM berkualitas seperti Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo di Makassar sendiri sudah mencapai 88 persen dibandingkan konsumsi Premium di kisaran 12 persen," katanya.
Ia menyampaikan, proporsi konsumsi total untuk BBM berkualitas dibandingkan konsumsi Premium di kota besar lainnya juga sudah sangat tinggi.
Dimana, Kota Gorontalo sudah mencapai 91 persen, Kendari 92 persen, Kabupaten Gorontalo 94 persen , Manado 95 persen dan bahkan Palu mencapai 98 persen.
Laode pun membeberkan, kebanyakan pabrikan kendaraan sekarang sudah menyarankan penggunaan BBM RON 92 setara Pertamax.
"Selain direkomendasikan karena teknologi mesin kendaraan sekarang yang sudah injeksi dan turbo, BBM oktan tinggi ini akan membuat mesin memiliki pembakaran yang sempurna sehingga akan lebih ramah lingkungan karena emisi gas buang dapat diminimalisir dan lebih irit," pungkasnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun Timur @umhaconcit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/instruktur-mekanik-honda-sanggar-laut-kota-makassar-muhammad-arief-munafri.jpg)