Mahasiswi Unhas Tewas Tergantung
Pesan Terakhir Mahasiswi Unhas yang Tewas Tergantung: Bun, Minta Maafka karena Ternyata Nda Kuatka
Polisi menyebut surat yang ditemukan di kamar mahasiswi Unhas yang tewas tergantung berisi pesan sehingga kuat dugaan korban meninggal karena depresi.
"Pintar ini anak (Qanita Amelia) kasihan, IPK 3,8 karena termasuk kutu buku juga dia," kata Haja Dasriana terisak.
Dasriana mengatakan Qanita pernah mengirimkan foto seutas tali kepadanya.
Foto itu disertai pertanyaan bernada, " Kuatji ini ma'?"
Sang ibu, pun menjawab dengan meminta Wanita untuk tidak bermain-main.
"Astagfirullah, janganki main-main nak," ucapnya.
Informasi lain yang diperoleh di lokasi, sang ibu Haja Dasriana juga sempat melakukan video call dengan putrinya itu.
Tali jemuran itu berwarna biru dan kini diamankan polisi sebagai barang bukti.
Dasriana tidak kuasa membendung kesedihannya beberapa saat setelah jasad putrinya digotong keluar dari rumah.
Dasriana pingsan dan harus dibopong masuk ke dalam mobil.
Jasad Qanita dibawa ayahnya AKBP Andi Yunus Halid ke rumah duka, di Kabupaten Pangkep, menggunakan mobil pribadi.
Dibawa ke Pangkep
Jasad Qanitadievakuasi langsung oleh ayahnya AKBP Andi Yunus Halid menggunakan mobil pribadi.
Perwira dua bunga melati yang tugas di Polda Sulbar itu membopong langsung jasad anaknya ke dalam mobil bersama beberapa kerabatnya.
Ia tampak begitu tegar, saat baru saja datang dan membawa anaknya ke luar rumah, tempat QA tewas tergantung.
"Terima kasih banyak semuanya," ucap Andi Yunus Halid saat hendak menaiki mobil ke arah polisi dan warga.