Breaking News:

Tribun Makassar

'Ini Gila!' Respon Danny Pomanto Lihat Anggaran Gaji Pegawai Kontrak Pemkot Makassar Capai Rp 500 M

Danny Pomanto mengungkapkan banyak kejanggalan dalam pembuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/AM IKHSAN
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengungkapkan banyak kejanggalan dalam pembuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021.

Salah satunya, anggaran untuk gaji pegawai kontrak yang dinilai berlebihan.

Danny menjelaskan, jumlah pegawai kontrak yang terdaftar hanya 11 ribu orang, dengan beban belanja hingga Rp 500 miliar.

"Contoh biaya (Pegawai) kontrak dan lain-lain itu Rp 500 miliar, lebih besar dari pada ASN, ini gila," ujar Danny saat ditemui tribun-timur.com, Minggu (12/9/2021).

"Saya coba uji, berapa sekarang jumlah kontrak, terdaftar 8.200 di BKD, nah ini yang pakai SK Wali kota, kalau ditotal semua ada 11 ribuan," lanjutnya.

Ia merincikan, gaji pegawai kontrak per bulan sebesar Rp 1,5 juta, dengan jumlah 11 ribu orang, mustahil anggaran mencapai Rp 500 miliar.

"Nah, gaji mereka itu Rp 1,5 juta, bahkan kalau kita kasi lipat dua jadi Rp 3 juta, kali 13 bulan, karena ada satu bulan mereka terima bonus, itu cuma Rp 300 miliar," terangnya.

Sehingga Danny bakal kembali melakukan tes terhadap 11 ribu pegawai kontrak tersebut, untuk melihat kinerja mereka.

Apalagi idealnya jumlah pegawai kontrak yang dibutuhkan Pemkot hanya 10 ribu orang.

"Makanya saya akan tes kembali semua pegawai kontrak, dengan tes itu kita lihat, baik yang mau masuk, ataupun yang sudah ada," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved