Tribun Bantaeng
DMI Bantaeng Minta Baznas Berikan Santunan ke Pekerja yang Jatuh dari Lantai 2 Masjid
Kecelakaan yang dialami Rustam itu mendapat perhatian dari Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Bantaeng.
Penulis: Achmad Nasution | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Tukang bangunan terjatuh dari lantai dua masjid masjid Nurussa'adah di Kampung Lasepang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Senin, (Senin, (6/9/2021).
Belakangan diketahui, tukang bangunan tersebut bernama Rustam.
Kecelakaan yang dialami Rustam itu mendapat perhatian dari Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Bantaeng.
Ketua I Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Bantaeng, Muh Saeruddin menyarankan kepada pengurus masjid untuk bermohon ke Baznas Bantaeng agar mendapat dana santunan.
"Untuk menfasilitasi hal tersebut (santunan) boleh mengadakan pendekatan leeat Pengurus Masjid untuk mengajukan permohonan kepada Baznas Kabupaten Bantaeng, untuk meminta bantuan santunan dimaksud," kata Saeruddin saat dihubungi, TribunBantaeng.com, Selasa, (7/9/2021).
Menurutnya, keluarga dekat bisa bermohon dengan mengetahui pengurus masjid dan Lurah setempat.
Tidak ada salahnya memasukkan permohonan agar bisa meringankan beban keluarga.
"Dicoba tak mengapa siapa tahu bisa dibantu untuk meringankan beban keluarga oleh pihak Baznas," ujarnya.
Kata dia, saat ini pihaknya belum bisa berbuat banyak.
Pasalnya organisasi fungsional kemasyarakatan ini baru berbenah membentuk Pimpinan Cabang di tiap Kecamatan.
Selain itu, PD DMI juga belum punya dana tetap. Pihaknya baru mengusahakan agar Imam dan marbot masjid terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.
"Saat ini baru kita dorong bagaimana Pengurus Masjid bisa memberikan santunan Kesejahteraan kepada Imam dan Marbot Masjid untuk didaftarkan di BPJS ketenagakerjaan, agar mendapatkan perlindungan kesejahteraan," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, akibat kecelakaan itu tukang bangunan itu harus menjalani perawatan di RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng.
Pantauan TribunBantataeng.com, peristiwa itu terjadi di masjid Nurussa'adah di Kampung Lasepang, Kecamatan Bantaeng.
Ketinggian dari lantai dua titik tukang bangunan itu terjatuh sekitar 5 meter.
Tampak bagian kanopi yang terbuat dari kaca pecah akibat tertimpa badan dari tukang bangunan tersebut.
Kemudian, tampak banyak kabel yang terbentang sangat dekat dengan lantai dua masjid.
Pengurus masjid Nurussa'adah, Zainuddin mengatakan, tukang yang juga belum ia ketahui identitas itu terjatuh akibat menyentuh sebuah kabel sehingga tersengat listrik.
"Jatuh dari lantai dua karena kesetrum listrik," kata Zainuddin saat ditemui TribunBantaeng.co,m di lokasi kejadian, Senin, (6/9/2021).
Dijelaskan, karena tersengat listrik tukang itu terlempar kemudian terjatuh.
Zainuddin menyaksikan tukang itu terjatuh dengan kondisi terlentang.
Sehingga bagian belakang kepalanya yang terbentur mengalami luka yang cukup parah hingga mengeluarkan darah.
Selain itu, wajah tukang itu tampak hitam akibat tersengat listrik.
"Jadi dia jatuh menghadap ke atas, bagian belakang kepalanya itu terbentuk sama wajahnya sudah hitam," ujarnya.
Menurutnya, tukang bangunan tersebut berada di masjid untuk mengerjakan renovasi Kuba masjid Nurussa'adah.
Kuba yang dikerjakan berada di bagian tengah lantai dua bangunan masjid.
Sedangkan titik lokasi tukang itu terjatuh berada dipinggir bangunan, jauh dari titik pekerjaan Kuba.
Olehnya itu, ia merasa bingung apa yang dikerjakan sehingga berada di bagian pinggir bangunan masjid.
"Kuba yang perbaiki, tapi kita tidak tau apa dikerjakan sampai bisa ke pinggir," jelasnya.
Laporan wartawan TribunBantaeng.com, Achmad Nasution.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pekerja-bangunan-yang-jatuh-di-masjid.jpg)