Breaking News:

Pemprov Sulsel

KUA-PPAS APBDP Sulsel 2021 Disetujui, Belanja Turun Rp 1,28 T

Plt Gubernur Andi Sudirman menyebutkan rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD TA 2021 yang telah disetujui dan tandatangani bersama

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
Instagram @andisudirman.sulaiman
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengikuti Rapat Paripurna dengan Agenda Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Gubernur dengan Pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan terhadap Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2021 di Kantor di DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo Makassar, Jumat (392021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengikuti Rapat Paripurna dengan Agenda Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Gubernur dengan Pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan terhadap Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2021 di Kantor di DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo Makassar, Jumat (3/9/2021).

Plt Gubernur Andi Sudirman menyebutkan rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD TA 2021 yang telah disetujui dan tandatangani bersama telah melalui proses pembahasan yang sungguh intensif dan telah menghasilkan banyak perbaikan.

Hal tersebut dalam rangka penyempurnaan yang diharapkan mampu menjadi formula guna menjaga momentum pencapaian pertumbuhan pada quartal II Tahun 2021 ini di tengah pandemi Covid-19 masih berlanjut. 

"Untuk itu secara khusus saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Badan Anggaran dan segenap pimpinan serta anggota DPRD Provinsi Sulsel yang telah bekerja keras merampungkan pembahasan Rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD Provinsi Sulsel TA 2021," kata Andi Sudirman Sulaiman dalam rilisnya, Sabtu (4/9/2021).

Pandemi ini, lanjut dia, selain menjadi tantangan, pada bagian lain juga menjadi momentum strategis bagi pemerintah untuk melakukan upaya strategis dalam bentuk inovasi guna dapat tetap membangkitkan geliat perekonomian.

Dan rentunya tetap menjaga eksistensi pelayanan pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam bingkai kewenangan yang ada. 

"Oleh karena itu, kekuatan sinergitas dan kesatupaduan dalam kultur kita, menjadi modal dasar untuk menjaga Sulsel tetap tampil sebagai daerah yang memberikan andil besar khususnya pada Kawasan Timur Indonesia dalam pencapaian target pembangunan secara nasional," ujarnya. 

Andi Sudirman memberikan gambaran dan memberikan review kembali bahwa dalam rancangan KUA dan PPAS Perubahan ini sangat dipengaruhi oleh menurunnya kondisi ketidakpastian akibat dampak pandemi Covid-19 yang telah setahun lebih melanda kita. 

"Tentunya berdampak signifikan terhadap penerimaan pendapatan daerah, pandemi juga mempengaruhi penyaluran dana transfer dari pemerintah pusat," ujarnya. 

Adapun pendapatan daerah secara kumulatif mengalami penyesuaian menjadi sebesar Rp10,40 triliun lebih.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved