Breaking News:

Tribun Bulukumba

PHL Samsat Bulukumba Dilapor Polisi, Diduga Gelapkan Uang Pajak Kendaraan

Pekerja Harian Lepas (PHL) Samsat Bulukumba, JS (35 tahun), dilaporkan ke polisi. Penggelapan uang pajak ini diduga telah berlangsung sejak 3 tahun la

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI ARISANDI
Ilustrasi Layanan di Samsat Bulukumba (foto sebelum pandemi). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Pekerja Harian Lepas (PHL) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Bulukumba, JS (35 tahun), dilaporkan ke polisi.

Ia diduga telah menggelapkan uang pajak kendaraan bermotor.

Sehingga nilai pajak yang tidak sampai, mencapai ratusan juta rupiah.

Penggelapan uang pajak ini diduga telah berlangsung sejak 3 tahun lalu.

Dan praktiknya baru terungkap setelah beberapa korban mendatangi Mapolres Bulukumba.

Kanit Regident Polres Bulukumba Iptu Sudirman, Selasa (31/8/2021), membenarkan kejadian tersebut. 

Menurutnya, sebagian warga sudah berkonsultasi dan diarahkan untuk membuat laporan agar dapat diproses hukum.

“Kami arahkan korban untuk membuat laporan. Sebelumnya korban sudah didatangi pelaku, hanya saja pelaku tidak ada di rumah,” bebernya.

Salah satu korban, Muhammad Asri (43 tahun) menceritakan, ia telah membayar pajak kendaraan pada akhir bulan Juni 2021 lalu.

“Dia menyanggupi bisa mengurus pajak kendaraan plat Bulukumba saat itu, JS meminta uang Rp 19.300.000, itu untuk pegurusan pajak.  Setelah ditunggu hingga Agustus 2021, belum selesai sampai sekarang,” katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved