Tribun Kampus
Rektor Unhas Prof Dwia Bocorkan FT Unhas Bakal jadi Institut
Dalam kesempatan tersebut, Prof Dwia menyampaikan beberapa pesan terkait rencana pengambangan FT jadi institut.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rektor Universitas Hasanuddin Makassar, Dwia Aries Tina Pulubuhu turut hadir dalam Tudang Sipulung Fakultas Teknik UH.
Tudang Sipulung tersebut digelar virtual dengan tema 'Sinergi Sivitas Akademika-Alumni Menuju Institut Teknologi untuk Indonesia Maju'.
Berlangsung secara virtual Sabtu (28/8/2021) dalam rangka dies natalis FT Unhas ke 61.
Dalam kesempatan tersebut, Prof Dwia menyampaikan beberapa pesan terkait rencana pengambangan FT jadi institut.
Menurutnya, perlu persiapan matang guna melahirkan institut yang unggul. Roadmoapnya harus jelas.
"Saya sangat ingin FT jadi institut, kami bangga dengan pencapaian FT selama ini yang telah berkontribusi banyak untuk Unhas," ucapnya.
Menurutnya, FT menjadi salah satu fakultas primadona di Unhas.
Paling atraktif dan memiliki segudang inovasi. FT setiap tahunnya paling banyak menerima calon mahasiswa.
Begitu juga dari segi pendapatan, kontribusinya sangat tinggi untuk Unhas.
"Pendapatan Unhas pada 2020 Rp70 miliar sumbangan dari teknik, atau 10 persen dari total pendapatan Unhas tiap tahunnya," bebernya.
Karena itu, Prof Dwia memberi pertimbangan, saat menjadi institut tata kelola keuangan harus berjalan baik.
Jangan sampai dengan status satuan kerja (satker) bisa menghambat kinerja atau produktivitas SDM.
Lain halnya dengan status Unhas yang kini berbadan hukum.
Unhas punya keleluasaan untuk menjalankan visi misi, program, hingga alokasi kebutuhan lain yang dianggap urgent.
"Sangat diuntungkan suatu perguruan tinggi BH, karena ada fleksibilitas sangat penuh, bukan pada satker yang terbatas dalam pengelolaan, SDM, apalagi aset yang dimiliki," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/rektor-unhas-prof-dwia-aries-tina-pulubuhu-saat-memberikan-sambutan-482021.jpg)