Breaking News:

Banjir di Sulsel

3 Kecamatan di Pesisir Luwu Utara Terendam Banjir

Ketinggian air kurang lebih satu meter masuk ke wilayah permukiman hingga ke rumah-rumah warga.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Hasriyani Latif
Kades Polewali
Kantor Desa Polewali, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, terendam banjir, Sabtu (28/8/2021). 

TRIBUNLUTRA.COM, MALANGKE BARAT - Banjir merendam sejumlah kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Sabtu (28/8/2021).

Wilayah yang terendam banjir berada pada bagian pesisir.

Seperti Kecamatan Malangke, Kecamatan Malangke Barat, dan Kecamatan Baebunta Selatan.

Informasi dihimpun, banjir disebabkan tingginya curah hujan pada malam hingga dini hari tadi.

Kondisi itu diperparah dengan meluapnya air dua sungai besar di Luwu Utara dan jebolnya tanggul.

Yakni Sungai Rongkong dan Sungai Masamba.

Di Malangke Barat, banjir merendam Desa Wara, Desa Cenning, dan Desa Limbong Wara.

Sementara di Kecamatan Baebunta Selatan banjir merendam Desa Beringin Jaya dan Desa Polewali.

Adapun di Kecamatan Malangke, banjir merendam Desa Tingkara.

Kepala Desa Polewali, Ambo Ala, mengatakan bahwa tanggul sungai di desanya jebol.

"Tanggul sungai di empat dusun jebol," katanya.

Akibatnya sebagian besar rumah penduduk terendam.

"Ketinggian air kurang lebih satu meter masuk ke wilayah permukiman hingga ke rumah-rumah warga. Sekitar 70 persen rumah tergenang air," sambungnya.

Sementara itu, di Dusun Urukumpang, Desa Cenning, ketinggian air satu meter.

"Sekitar 25 rumah dan satu rumah ibadah yang terendam," kata Camat Malangke Barat, Sulpiadi.

Kondisi yang sama terjadi Dusun Landungdou, Desa Wara.

"Kita masih menghitung rumah yang terdampak," tuturnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved