Breaking News:

Tribun Sinjai

8.601 Nelayan di Sinjai Kini Diasuransikan

Nelayan didaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi mereka saat terjadi kecelakaan laut.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Kapal nelayan sedang berlabuh di Pelabuhan Lappa Sinjai. 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sinjai mulai mendaftarkan nelayan setempat untuk mendapatkan asuransi.

Mereka didaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan.

Saat ini Dinas Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Sinjai telah mendaftarkan 8.601 orang nelayan dalam kepesertaan itu.

Nelayan didaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi mereka saat terjadi kecelakaan laut.

"Agar mereka punya perlindungan dalam menjalani aktivitasnya sebagai nelayan karena pekerjaan mereka nelayan sangat berisiko," kata Kepala Dinas Perikanan Sinjai, Haris Achmad, Kamis (26/8/2021).

Sementara ini Dinas Kelautan Sinjai bersama BPJS Ketenagakerjaan dan pihak terkait lainnya melakukan pembahasan tentang Perbup yang akan menjadi dasar penganggaran dalam APBD.

Para nelayan penerima kartu yang jumlahnya 8.601 orang itu masuk dalam subsidi premi atau asuransi dari BPJS ketenagakerjaan.

Nama kartu yang dimiliki para nelayan tersebut bernama Kartu Kusuka.

Kartu ini sebagai identitas sebagai pengguna BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sinjai, Gazali mengungkapkan bahwa untuk di Kabupaten Sinjai jumlah pengguna BPJS Ketenagakerjaan masih sangat rendah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved