Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

OK (30) Setiap Hari Jemur Tanaman Ganjanya Dilantai 2 Rumah hingga Tumbuh 2 Meter, Kini Ditangkap

polisi juga menemukan barang bukti sekitar 100 biji ganja saat penggeledahan di tempat kejadian perkara (TKP)

Editor: Waode Nurmin
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba (berbaju tahanan) yang menanam ganja di rumahnya saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (24/8/2021) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Polisi menangkap seorang pria yang menanam ganja di rumahnya.

Pria berinisial OK (30) itu ditangkap di rumahnya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Kepada polisi, mantan konsultan restoran itu mengaku tanaman ganja tersebut tidak untuk diperjual belikan, melainkan dikonsumsi sendiri.

"Sementara ini keterangannya digunakan hanya untuk dikonsumsi pribadi," ujar Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Wadi Sabani, Selasa (24/8/2021).

Namun, Wadi mengatakan pihaknya masih mendalami motif lain tersangka menanam ganja di rumahnya.

Sebab, polisi juga menemukan barang bukti sekitar 100 biji ganja saat penggeledahan di tempat kejadian perkara (TKP).

"Bila kita lihat dari barang bukti yang kita temukan biji-bijinya masih banyak. Artinya dalam satu wadah kalau kita hitung satu persatu, ada 100 lebih biji. Sampai saat ini kita masih dalami motifnya," ujar Wadi.

"Bisa jadi tak menutup kemungkinan berubah atau pun ada motif untuk mendapatkan hasil berupa ekonomi," tambahnya.

OK ditangkap Unit 1 Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (23/8/2021) sekitar pukul 17.00 WIB.

AKBP Wadi mengatakan, OK menyembunyikan tanaman ganja di kamar mandi rumahnya.

"Lokasi (tanaman ganja) disimpan di bawah, di area kamar mandi," kata Wadi.

Setelahnya, lanjut Wadi, tanaman ganja tersebut kemudian dinaikkan ke lantai 2 rumahnya untuk mendapatkan sinar matahari.

"Untuk mendapatkan sinar matahari kalau pagi dia naikkan, dia siram lalu setelah selesai masukkan ke kamar mandi lagi," ungkapnya.

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula ketika polisi mendapatkan informasi dari masyarakat terkait penyalahgunaan narkoba.

Menurut Wadi, warga sekitar curiga dengan aktivitas sehari-hari pelaku. Warga juga kerap mencium bau mencolok yang diduga berasal dari ganja.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved