Summarecon Bukukan Penjualan Rp3,3 T di Tahun 2020
Hal ini tidak terlepas dari strategi, tata kelola perusahaan disertai inovasi dan juga konsistensi dalam menjaga kualitas produk.
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Saldy Irawan
Hal ini mengurangi sumber pendapatan.
Unit Usaha Investasi dan Pengelolaan Properti mencatat pendapatan sebesar Rp894 miliar, turun Rp705 miliar atau 44 persen dibandingkan pendapatan tahun lalu sebesar Rp 1,5 triliun.
Unit usaha ini memberikan kontribusi sebesar 18 persen dari total pendapatan Perseroan.
Dimana 91 persen di antaranya berasal dari bisnis mal dan ritel.
Kemudian, pada usaha hotel, klub rekreasi masyarakat, pengelolaan township dan berbagai fasilitas lainnya mengalami penurunan.
Pendapatan dari bisnis ini turun 36 persen menjadi Rp466 miliar.
Meski demikian, hal ini tidak menjadi penghalang bagi perseroan
mencetak prestasi di saat pandemi.
“Dukungan penuh pemerintah melalui kebijakan dan stimulus, industri properti Indonesia semakin optimis dan diproyeksikan mendorong pulihnya perekonomian nasional sejalan program percepatan vaksinasi demi
segera tercapainya Herd Immunity," pungkasnya. (*)
Laporan Wartawan Tribun Timur @umhaconcit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/herman-nagaria-direktur.jpg)