Update Corona Maros
Bertambah 14 Kasus Covid-19 di Maros dan Empat Orang Meninggal Dunia
Pasien Covid-19 di Kabupaten Maros bertambah 14 kasus.Saat ini Maros telah masuk ke dalam zona orange penyebaran Covid-19.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Pasien Covid-19 di Kabupaten Maros bertambah 14 kasus.
Saat ini Maros telah masuk ke dalam zona orange penyebaran Covid-19.
Hal ini disampaikan oleh Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr Muhammad Yunus, Minggu (22/08/21).
"Jadi tadi malam ada peningkatan 14 kasus, meninggal empat orang," katanya saat dihubungi Minggu sore.
Kabar baiknya, terdapat 53 pasien yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan dan isolasi mandiri.
Total 320 kasus aktif yang ada di Maros saat ini tersebar di 14 kecamatan.
"Cenrana menjadi kecamatan dengan jumlah kasus paling sedikit yakni tujuh orang," katanya.
Sementara kasus tertinggi berada di Kecamatan Mandai.
"Paling tinggi berada di Kecamatan Mandai dengan 85 kasus," tambahnya.
Saat ini 22 orang dari total pasien Covid-19 telah melakukan perawatan di rumah sakit.
Sementara 298 orang lainnya menjalani isolasi mandiri di kediaman masing-masing.
Yunus mengungkapkan, diduga pasien tertular akibat adanya kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.
"Kasus yang ditemukan sebagian besar hasil tracing dan testing kontak terhadap konfirmasi aktif sebelumnya. Paling banyak klaster keluarga," tuturnya.
Namun ada pula klaster baru yang ditemukan seiring bertambahnya kasus.
"Sebelumnya ditemukan klaster perjalanan, Nakes dan Perkantoran. Namun sekarang klaster terbanyak yakni keluarga," tuturnya.