Breaking News:

Tribun Selayar

Andi Sudirman Sulaiman Dukung Pemasangan PLTS di 14 Ribu KK di Selayar

Andi Sudirman Sulaiman menyaksikan perjanjian kerja sama dan MoU antara Perseroda Sulsel dengan dua investor

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
Humas Pemprov Sulsel
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyaksikan perjanjian kerja sama dan MoU antara PT Sulsel Citra Indonesia (PT SCI) atau Perseroda Sulsel dengan dua investor, di Rujab Gubernur Sulsel Jl Sungai Tangka Makassar, Rabu (1882021). perjanjian kerja sama antara Perseroda Sulsel dengan PT Falcon Soenich Energi tentang kontrak jual beli listrik atau power purchase agreement (PPA) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Solar Home System untuk Kabupaten Kepulauan Selayar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyaksikan perjanjian kerja sama dan MoU antara PT Sulsel Citra Indonesia (PT SCI) atau Perseroda Sulsel dengan dua investor, di Rujab Gubernur Sulsel Jl Sungai Tangka Makassar, Rabu (18/8/2021).

Yang pertama, perjanjian kerja sama antara Perseroda Sulsel dengan PT Falcon Soenich Energi tentang kontrak jual beli listrik atau power purchase agreement (PPA) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Solar Home System untuk Kabupaten Kepulauan Selayar.

Rencananya, nilai investasi yang digelontorkan PT Falcon sekitar Rp500 miliar yang menyasar 14.600 Kepala Keluarga (KK) di beberapa wilayah di Kepulauan Selayar.

Serta Penandatanganan Nota Kesepahaman/ Memorandum of Understanding (MoU) antara PT SCI dengan PT Mandiri Kita Sukses tentang penjualan bahan bakar minyak (BBM) khususnya solar industri non subsidi (High Speed Diesel) di Wilayah Sulsel.

Dengan nilai investasi sekitar Rp600 miliar untuk setiap tahunnya.

Dirut PT SCI Sulsel, Yasir Mahmud mengatakan, kerja sama ini dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Kepulauan Selayar

Apalagi di sana, hanya 57 persen masyarakat yang menikmati listrik PLN. 

"Ini tidak memberatkan masyarakat karena pemasangan instalasinya kita gratiskan. Harga tarif yang ditawarkan ke masyarakat lebih murah Rp500-Rp600 per kWh. Lebih murah sekitar 15 persen-20 persen," ungkapnya.

Untuk kerja sama dengan PT Mandiri Kita Sukses tentang penjualan bahan bakar minyak (BBM) khususnya solar industri non subsidi (High Speed Diesel), akan memenuhi kebutuhan solar untuk perusahaan industri yang ada di Sulawesi Selatan.

Dengan total solar sekitar 5 ribu ton atau 5 juta liter, dengan harga per liternya sekitar Rp11 ribu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved