Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pelindo IV Bakal Bangun Waterfront City di Kawasan MNP

Pelindo IV mendukung pemerintah dalam mewujudkan konsep pelabuhan ramah lingkungan atau green port.

Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur
Suasana penanaman secara simbolis 1.000 bibit mangrove di kawasan MNP oleh Pelindo IV, Unhas dan stakeholder terkait, Senin (16/8/2021) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) akan mengembangkan Waterfront City di kawasan Makassar New Port (MNP), Jl Sultan Abdullah Raya, Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Direktur Utama PT Pelindo IV Prasetyadi mengatakan, Pelindo IV mendukung pemerintah dalam mewujudkan konsep pelabuhan ramah lingkungan atau green port.

"Pelindo IV adalah BUMN yang bergerak di bidang kepelabuhanan dan logistik. Maka dari itu melalui kawasan MNP yang tengah kita bangun ini, targetnya menjadi pelabuhan ramah lingkungan," katanya saat memberikan sambutan pada acara penanaman 1.000 bibit mangrove di MNP, Senin (16/8/2021) sore.

Menurut Prasetyadi, kawasan yang direklamasi pada pembangunan MNP ini sekiranya 150 hektar.

Hingga saat ini, kawasan yang sudah direklamasi seluas 100 hektar. Artinya masih akan penambahan sekitar 50 hektar.

"Dari total 150 hektar yang kita bangun, 20 hektarnya untuk pembangunan Waterfront City Makassar," ujarnya.

Kawasan seluas 20 hektar ini, lanjut dia bakal menjadi area publik terbuka hijau.

"Nanti akan dibangun masjid, kafe di sini. Intinya kawasan Pelabuhan MNP akan menjadi pelabuhan terbesar kedua setelah Tanjung Priok dengan fasilitas memadai," katanya.

Pelindo IV menargetkan, Waterfront City  akan mulai dibangun tahun ini dan rampung di 2023 mendatang.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu mengatakan, pihaknya berterima kasih karena dilibatkan dalam menghijaukan kawasan MNP.

Menurutnya, upaya menghijaukan area, menata lingkungan menjadi target Unhas.

"Kami sangat mendukung. Salah satunya menyerahkan mangrove bekerjasama dengan Dinas Kehutanan," katanya.

Bagi dia, kolaborasi yang ditawarkan Pelindo IV Makassar ini diibaratkan panci ketemu tutupnya.

Apalagi, panggilan menjaga lingkungan saat ini menjadi tuntutan terlebih kehadiran Covid-19.

"Karena itu, jika tempat ini sudah berubah menjadi kawasan pelabuhan hijau, tentu akan menjadi sangat indah dan bisa jadi spot foto. Jadi selain bernilai sehat, juga bernilai ekonomis," ujarnya. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved