Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Otomotif

Perhatikan! Agar Nyaman Berkendara, Ini Tekanan Angin Ban Motor Paling Tepat

Ban menjadi salah satu komponen terpenting pada motor yang harus diperhatikan oleh setiap pengendara.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Hasriyani Latif
Yamaha
Tekanan angin ban motor paling tepat agar nyaman berkendara. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ban menjadi salah satu komponen terpenting pada motor yang harus diperhatikan oleh setiap pengendara sebelum menggunakannya. 

Dikarenakan ketika bagian ini bermasalah, maka keselamatan pengguna bisa terancam. 

Kejadian yang paling sering diabaikan yakni masalah tekanan angin ban.

Di mana kebanyakan dari pengendara memilih membiarkannya kurang dari tekanan yang seharusnya, lantaran lebih enak ketika melewati jalanan yang tidak rata.

Demikian yang dipaparkan Service Advisor Sentral Yamaha Makassar, Susandy via keterangan tertulis ke tribun-timur.com, Rabu (11/8/2021).

Menurut Susandy, anggapan semacam itu nyatanya malah salah.

Dimana ketika pengendara mengalami kekurangan tekanan ban, bisa menjadikan kendaraan oleng ketika melewati jalan yang tidak rata sebelah. 

“Namun kalau melewati batas normal, alias memiliki tekanan ban yang berlebih malah bisa merusak ban motor, seperti terdapat benjolan pada ban hingga pecah,” katanya.

Pengisian tekanan angin ban motor ini, kata dia, tidak harus dilakukan setiap hari.

Sebab kalau memang kondisi ban dan velg dalam keadaan baik, maka pengurangan tekanan anginnya akan sangat lambat. 

Waktu pemeriksaan tekanan ban paling ideal, sebut dia adalah sekitar dua bulan sekali. 

“Jika masih belum genap dua bulan namun merasa kendali stir motor tidak nyaman, padahal kondisi jalan dan tekanan angin dari luar juga tidak terlalu besar, segera periksa tekanan angin ban motor Anda. Bisa jadi itu salah satu penyebabnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa untuk tekanan angin ban motor sendiri tidaklah sembarangan.

Ada ukurannya masing-masing dan tergantung pada kendaraan yang digunakan serta tingkat kebutuhan dari pengendara. 

“Kalau motor tersebut digunakan untuk berboncengan, maka tekanan yang diberikan harus lebih besar,” paparnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved