Tribun Bulukumba
Oknum Perawat Diduga Lecehkan Pasien, Kepala PKM Tanete Bulukumba Angkat Bicara
Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Tanete, Muh Dahlan, angkat bicara terkait dugaan asusila yang dilakukan oleh perawatnya.
Penulis: Firki Arisandi | Editor: Suryana Anas
TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Tanete, Muh Dahlan, angkat bicara terkait dugaan asusila yang dilakukan oleh perawatnya.
Menurut Dahlan terduga pelaku bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), akan tetapi berstatus honorer.
Ia mengaku menyerahkan semua prosesnya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
Karena kasus dugaan tindak asusila yang dilakukan oknum berinisial SL, sudah dilaporkan ke polisi.
"Kasusnya sudah ditangani polisi, karena semalam kejadian. Jika memang terbukti, maka SL mendapat sanksi pemecatan di PKM Tanete karena perbuatan tersebut sudah mencoreng nama baik PKM," ujar Dahlan, Selasa (10/8/2021).
Menurut dia, manajemen PKM Tanete, tidak mentolerir segala bentuk tindakan pelanggaran etika profesi terhadap pasien.
"Perbuatan itu tidak bisa kita toleransi karena jika terbukti. Meski kasusnya masih dugaan," pungkasnya.
Sekadar diketahui, oknum perawat di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Tanete, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), dilapor ke polisi.
Oknum perawat tersebut berinisial SL. Dia diduga telah melakukan tindak asusila terhadap pasien berinisial ES (17 tahun).
Laporan tindak asusila itu telah diterima Kepolisian Sektor (Polsek) Bulukumpa, dengan nomor STPL /52/VII/2021/Sek Bulukumpa.
Saat dikonfirmasi, Senin (9/8/2021), ES menceritakan, dugaan tindak asusila itu dialami saat ia sedang menderita penyakit tifus.
Saat itu, ia dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) PKM Tanete, Minggu (8/8/2021) lalu.
"Waktu itu saya menjalani perawatan di PKM Tanete di ruang IGD, sebelum kejadian saya ingin dipindahkan ke ruang rawat inap," beber ES.
Dalam kondisi lemas, korban lalu mengaku ada seorang perawat lelaki yang hendak memindahkan dirinya ke ruangan rawat inap.
Oknum perawat berinisial SL itu berusaha agar pasien masuk ke dalam ruang nifas.