Bank Syariah Indonesia Sinergi Kementerian Desa, Permudah Layanan Perbankan
Sinergitas ini menjadi energi dari pembangunan perekonomian syariah di Indonesia.
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Ina Maharani
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk bersinergi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia terkait pemanfaatan layanan jasa dan produk perbankan syariah.
Sinergitas ini menjadi energi dari pembangunan perekonomian syariah di Indonesia.
Direktur Sales & Distribution PT Bank Syariah Indonesia Anton Sukarna mengatakan, penandatangan kerjasama berbentuk kolaborasi jasa pelayanan perbankan syariah untuk membantu dan memudahkan transaksi perbankan.
“Diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi perbankan syariah di Indonesia," katanya di sela penandatanganan virtual, Kamis (5/8/2021).
"Kerjasama ini juga terkait dengan pemanfaatan fasilitas produk perbankan berdasarkan prinsip syariah,” sambung Anton Sukarna.
Sebagai bank Syariah terbesar di Indonesia, BSI bangga berkolaborasi Kementerian Desa yang memiliki jumlah aparatur sipil negara (ASN) kurang lebih 6.000 orang.
Sekretaris Jendral Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Taufik Madjid mengatakan, kehadiran BSI di Indonesia memberikan banyak pilihan kebaikan untuk masyarakat.
Apalagi salah satu komitmen Bank Syariah Indonesia di Indonesia adalah turut serta dalam pembangunan masyarakat rentan di Indonesia.“Semoga kerjasama ini bisa memberikan banyak manfaat bagi kementrian kami dan bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” ujar Taufik.
BSI berkomitmen menjadi mitra atau sahabat finansial, sosial, dan spiritual yang mampu memberikan layanan perbankan syariah modern, inklusif, dan dilengkapi layanan digital berbagai sektor perekonomian bangsa.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bertransaksi sesuai prinsip syariah, BSI memiliki produk dan layanan unggulan.Diantaranya, tabungan wadiah tanpa biaya administrasi, pembiayaan rumah dan kendaraan dengan angsuran tetap hingga akhir jangka waktu pembiayaan dan margin yang kompetitif, kartu pembiayaan (kartu kredit syariah), pembiayaan UMKM, gadai emas dan lainnya.
Sepanjang tahun 2021, sejak diluncurkan pada bulan Februari 2021 PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berhasil menorehkan kinerja impresif sepanjang semester I 2021 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp1,48 triliun, naik 34,29 persen secara year on year (yoy).
BSI juga mencatat pertumbuhan jumlah user mobile banking yang signifikan, menembus 2,5 juta pengguna.
Sampai semester I 2021, BSI telah menyalurkan pembiayaan UMKM mencapai Rp36,8 triliun, memiliki porsi 22,9 persen dari total pembiayaan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/nota-kesepahaman-antara-b.jpg)