Breaking News:

Korupsi RS Batua Makassar

Skenario Korupsi Proyek RS Batua Libatkan Tim Banggar DPRD, Polda Segera Tetapkan Tersangka Baru

Hal itu diungkapkan Dirkrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Widoni Fedri saat mirilis kasus tersebut.

Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Dirreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Widoni Febri 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Baru saja, Subdit Tipidkor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel merilis nama-nama tersangka dugaan korupsi proyek mangkrak RS Batua, Jl Abdullah Dg Sirua, Manggala, Kota Makassar.

Hanya saja, dalam penetapan tersangka, penyidik Polda Sulsel tidak menahan para tersangka.

Para tersangka ini masih akan menjalani pemeriksaan dalam kapasitasnya sebagai tersangka.

Selain itu penanganan ke 13 tersangka itu dianggap tidak sama dengan tindak pidana umum lainnya.

"Kasus Tipikor tidak seperti kasus umum. Kita ini UU spesialis tergantung kebijakan," kata Dirkrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Widoni Fedri saat merilis pengungkapan kasus itu di Mapolda Sulsel Jl Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Senin (2/8/2021) kemarin.

"Selama yang bersangkutan tidak menghilangkan barang bukti, tidak kabur, itu diberikan keleluasaan," kata Widoni didampingi Kasubdit Tipidkor Kompol Fadli.

Widoni menegaskan pihaknya tetap akan melakukan penahanan, saat berkas perkara tahap pertama dinyatakan rampung dan masuk tahap ke dua.

Lanjut Widoni, tidak ada lagi alasan untuk tidak menahan ke 13 tersangka itu.

"Tapi pada saat selesai berkas ini lalu tahap 2 P21, kita akan tahan secepatnya," bebernya.

Pihaknya pun mengimbau, selama pemeriksaan sebagai tersangka, agar para pelaku tidak melakukan gerakan tambahan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved