Breaking News:

Tribun Jeneponto

Bupati Jeneponto Siapkan Sanksi Oknum Lurah Provokator

Kasus pengusiran tim satgas covid-19 di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu ditindaklanjuti pimpinan daerah.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH RAKIB
Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Kasus pengusiran tim satgas covid-19 di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu ditindaklanjuti pimpinan daerah.

Kasus pengusiran tim satgas itu terjadi karena diduga diprovokatori oleh seorang ASN atau oknum lurah.

Oknum lurah yang dimaksud menjadi provokator adalah lurah Tonro Kassi, Muhammad Haidir.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Jeneponto akan memberikan sanksi jika terbukti.

"Ada sanksi, sanksi ini kan ada tiga tingkatan, sedang, ringan dan berat. Tergantung dari pelanggarannya. Nanti kita akan timbang-timbang dulu pelanggarannya," ujarnya, Selasa (3/8/2021) saat ditemui di kantor bupati.

Ia mengungkapkan bahwa kasus pengusiran ini terjadi karena ada kesalapahaman antara tim satgas dan keluarga korban yang meninggal terkonfirmasi covid 19.

Saat itu, mayat yang diambil atau diserahkan dari RS Jeneponto ke keluarga korban tidak ada hasil atau informasi bahwa ia terkonfirmasi positif covid-19.

Sesampainya di rumah, tiba-tiba tim satgas datang dan membawa hasil PCR dan menyatakan mayat tersebut terpapar covid 19.

Sebelumnya diberitakan satgas covid 19 di Kabupaten Jeneponto diusir oleh warga Kassi Kebo, Kecamatan Bangkala.

Mereka diusir lantaran ingin memakamkan pasien secara protokol kesehatan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved