Tribun Toraja
Kasus Perampokan di To'pinus Tana Toraja Diduga Direkayasa
Polres Tana Toraja belum menangkap pelaku perampokan di di To'pinus, Kecamatan Bittuang.
Penulis: Tommy Paseru | Editor: Sudirman
TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE - Polres Tana Toraja belum menangkap pelaku perampokan di di To'pinus, Kecamatan Bittuang.
Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Syamsul Rijal menjelaskan, kasus ini masih dalam proses penyelidikan.
Namun dalam kasus ini pihaknya menemukan fakta baru.
Yaitu kasus perampokan ini diduga direkayasa oleh korban yang merupakan warga Lembang Salu Kona, Mamasa bernama Tulak Papanglangi.
Sayangnya, Rijal enggan membeberkan fakta-fakta yang mengarah ke hal direkayasa.
"Kami akan jawab setelah dapat fakta baru terkait indikasi rekayasanya," singkatnya saat dikonfirmasi via WhatsAap, Senin (2/8/2021) malam.
Terkait hal ini, korban Tulak Papanglangi juga telah diperiksa.
"Iya sudah diperiksa," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, aksi perampokan terjadi di To'pinus, Kecamatan Bittuang, Tana Toraja pada Jumat (30/7/2021) sore.
Seorang pria Tulak Papanglangi' dirampok oleh sekelompok pria saat hendak pulang kerumahnya di Lembang Salu Kona, Mamasa.
Akibat perampokan tersebut, uang Rp 72 juta hasil penjualan kerbau korban dibawa kabur para perampok.
Sesaat setelah kejadian, korban ditemukan oleh Babinsa Bittuang, Sertu Samuel duduk di pinggir jalan.
Samuel yang mengetahui Tulak jadi korban perampokan lalu membawanya ke Polsek Saluputti.
Di Polsek, korban mengaku uang diambil perampok setelah dua kantong celananya dirobek para pelaku menggunakan gunting.
Tulak juga menjelaskan kronologi lengkap hingga ia dirampok.