Tribun Wiki
Profil Muhammad Maulana, Juara 1 Duta Kampus Sulsel Kategori Putra
Maulana hanya bermodal kemampuan komunikasi atau publik speakingnya untuk adu bakat dengan mahasiswa berprestasi dari kampus lain.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - "Berbicara prestasi bukan tentang juara 1, 2, dan 3. Namun bagaimana seseorang mampu mengabdikan dirinya di tengah masyarakat".
Begitu kata Duta Kampus Sulsel 2021, Muhammad Maulana yang terpilih pada Sabtu (31/7/2021) lalu.
Muhammad Maulana berhasil mengharumkan nama kampusnya, Universitas Negeri Makassar (UNM) dalam kompetisi Pemilihan Duta Kampus Sulsel.
Ajang ini diselenggarakan oleh Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia (YASPPI).
Gelar yang disandang UNM pada tahun 2020 lalu berhasil dipertahankan oleh Muhammad Maulana sebagai kategori putra dalam kontes pageant se-Sulsel tahun 2021.
Mahasiswa Jurusan Ilmu Administrasi Negara ini memang tak punya pengalaman banyak dalam kompetisi-kompetisi yang digandrungi mahasiswa lainnya.
Maulana hanya bermodal kemampuan komunikasi atau publik speakingnya untuk adu bakat dengan mahasiswa berprestasi dari kampus lain.
"Kelebihan yang saya andalkan adalah public speaking. Dalam ajang ini kita betul-betul diuji bagaimana menyampaikan pendapat, berorasi, menjawab pertanyaan dan lainnya," ucap Muhammad Maulana kepada tribun-timur.com, Minggu (1/8/2021) pagi.
Kepercayaan dirinya semakin bertambah dengan pengalaman menjadi relawan pendidikan di pelosok.
Mahasiswa kelahiran Pinrang ini menghabiskan banyak waktunya untuk mengabdi di wilayah yang masih minim jangkauan dan akses pendidikan.
"Saya sadar betapa belum meluasnya jangkauan pendidikan saat ini, anak usia sekolah yang seharusnya berhak mendapat layanan pendidikan justru tak bisa karena akses dan sarana prasarana tak memadai," tuturnya.
Maulana mengatakan sempat menjadi relawan di Maros, Gowa, dan Jeneponto.
Pengalamannya menjadi relawan diceritakan pada saat proses seleksi Duta Kampus Sulsel.
Misalnya, bagaimana ia beserta rombongan lainnya bisa menembus desa terpencil dengan berjalan kaki beberapa jam, hingga melewati perjalanan yang terjal.
"Kalau dibayangkan mungkin banyak mahasiswa yang mengeluh untuk datang ke desa dengan akses yang seperti itu. Tapi niat kami sebagai relawan untuk menuntaskan masalah pendidikan di negeri ini," paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/muhammad-maulana-juara-1-putera-duta-kampus-sulsel-2021.jpg)