Breaking News:

Tribun Palopo

Tertimpa Pagar saat Antre BST di Kantor Pos, IRT di Palopo Alami Patah Tulang

Saat ini korban sudah dijemput keluarganya untuk dibawa ke Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu guna berobat kampung.

Penulis: Arwin Ahmad | Editor: Hasriyani Latif
Bhabinkamtibmas Kelurahan Salekoe
Sari Buana (59) dilarikan ke Rumah Sakit Siti Madyang Palopo. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Seorang ibu rumah tangga (IRT), Sari Buana (59) tertimpa pagar besi saat sedang antre Bantuan Sosial Tunai (BST).

Peristiwa itu dialaminya saat antre BST di Kantor Pos Palopo, Jl Ahmad Yani, Kelurahan Batupasi, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (30/7/2021) siang.

Warga Kelurahan Salekoe, Kecamatan Wara Timur Kota Palopo itu terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Siti Madyang Palopo menggunakan mobil dinas Kelurahan Salekoe.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Salekoe, Kecamatan Wara Timur, Aiptu Liso mengatakan, korban mengalami patah tulang di bagian betis sebelah kiri.

Parahnya, BPJS milik korban sudah tidak aktif dan harus menunggu beberapa pekan jika dilakukan pengaktifan kembali.

Terpaksa pihak keluarga membayar secara mandiri.

"BPJS sudah tidak aktif, jadi pihak keluarga korban bayar sekitar Rp 1 juta keluar dari IGD," kata Aiptu Liso dikonfirmasi tribun-timur.com, Sabtu (31/7/21) sore.

Saat ini korban sudah dijemput keluarganya untuk dibawa ke Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu guna berobat kampung.

Sebelumnya, Ketua Satgas Penerimaan BST Pos Indonesia Kota Palopo, Sahrul mengatakan saat kejadian, kondisi cuaca baru selesai hujan.

Korban yang hendak masuk ke kantor pos menghindari genangan air.

Namun saat mencoba berpegang ke pagar, tiba-tiba saja ia dijatuhi pagar besi.

"Jadi ada air tergenang, pas ibu itu lewat dia tarik, dia nda tahu kalau itu pagar rusak. Akhirnya rebah dan tertimpa kakinya," kata Sahrul kepada wartawan usai kejadian.

Dari pantauan tribun-timur.com, pagar yang menimpa korban adalah pagar gerbang besi setinggi 1 meter.

Pagar tersebut kondisinya sudah rusak dan harusnya disingkirkan ke tempat yang lebih aman.

Namun, pagar tersebut hanya disandarkan di tempat yang kerap dilalui.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved