Tribun Tana Toraja
Padahal Terapkan PPKM Level 4, Stok Vaksin Covid-19 di Tana Toraja Malah Kosong
Theofilus juga meminta perhatian khusus dari pemerintah pusat terkait kelengkapan fasilitas pasien Covid-19 di RSUD Lakipadada.
Penulis: Tommy Paseru | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Stok vaksin Covid-19 di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan habis.
Habisnya stok vaksin disampaikan Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung.
Bupati yang akrab disapa Bung Theo itu mengatakan, stok vaksin terakhir telah disalurkan beberapa waktu lalu.
"Sekarang stok kita habis, sudah beberapa hari, yang terakhir telah disalurkan beberapa waktu lalu," ungkapnya di Makale, Rabu (28/7/2021) siang.
Oleh karena itu, kepada pemerintah pusat, Theofilus berharap ada bantuan vaksin.
Apalagi saat ini daerah yang ia pimpin tengah menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4.
"Di Jawa juga terapkan PPKM level 4 dan dibombardir vaksin, kita juga dong," ujarnya.
Namun terkait habisnya stok vaksin, Theofilus mengaku telah menyurat ke pemerintah pusat.
Ia meminta untuk segera ada bantuan atau tambahan vaksin ke Tana Toraja.
"Kemarin saat rapat virtual dengan pusat terkait PPKM saya sudah sampaikan, saya juga sudah menyurat," ungkapnya.
Selain itu, Theofilus juga meminta perhatian khusus dari pemerintah pusat terkait kelengkapan fasilitas pasien Covid-19 di RSUD Lakipadada.
Apalagi saat ini RSUD Lakipadada yang menjadi rumah sakit rujukan pasien Covid-19 menangani tiga kabupaten.
"Selain menerapkan PPKM, saat ini rumah sakit kita menangani tiga kabupaten, jadi kami harap ada perhatian khusus dari pemerintah," harapnya.
Sebagai informasi, PPKM level 4 di Tana Toraja akan berlangsung selama dua pekan. Mulai 26 Juli hingga 8 Agustus 2021.
Menurut Theofilus, penerapan PPKM level 4 akan di evaluasi setiap saat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bupati-tana-toraja-theofilus-allorerung-meninjau-pos-ppkm-level-4-di-siguntu-senin-2672021.jpg)