Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Masih Ingat Petar Segrt? Mantan Pelatih PSM Makassar Penggemar Jalangkote, Begini Kondisinya Kini?

Pada September 2018 Maladewa membuat kejutan besar dengan memenangkan SAFF Suzuki Cup 2018 di Bangladesh. Di laga final Maladewa menang 2-1 dari India

Editor: Arif Fuddin Usman
dok pribadi/facebook
Petar Segrt bersama sahabatnya Joachim Loew. Pada September 2018 Maladewa membuat kejutan besar dengan memenangkan SAFF Suzuki Cup 2018 di Bangladesh. Di laga final Maladewa menang 2-1 dari India 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sosok Pelatih Petar Segrt, bagi pecinta sepakbola Makassar, mungkin bukan pribadi yang asing.

Petar Segrt pernah melatih skuad PSM Makassar selama dua setengah musim tahun 2011-2013.

Saat ini, Petar Segrt sedang beristirahat di Eropa. Kadang berada di Jerman dan dari pantauan sosial medianya juga ke Bosnia.

Petar Segrt menikmati hari-hari rehat sekaligus mempertimbangkan tawaran demi tawaran dari berbagai pihak yang ingin menggunakan jasanya.

Pengalaman melatih pria Kroasia yang juga berkebangsaan Jerman ini memang tergolong luas.

Selama 24 tahun lebih, ia sudah melanglang buana dari Jerman, Georgia, Indonesia, Bosnia, Afghanistan hingga Maladewa.

Kiprah terakhirnya melatih, Petar Segrt mampu membawa Afganistan lolos ke final South Asia Football Federation (SAFF) Suzuki Cup 2016 --sekelas Piala AFF.

Karier berikutnya, pada Maret 2018, Asosiasi Sepak Bola Maladewa menandatangani kontrak dua tahun dengan Petar Segrt sebagai pelatih kepala.

Petar Šegrt memenangkan pertandingan resmi pertamanya di Kualifikasi AFC Cup dengan meyakinkan 7-0 melawan Bhutan.

Pada September 2018 Maladewa membuat kejutan besar dengan memenangkan SAFF Suzuki Cup 2018 di Bangladesh. Di laga final Maladewa menang dengan 2-1 atas India.

Bagi Petar Segrt, itu adalah final kedua dari SAFF Suzuki Cup saat ia memimpin Afghanistan hingga tembus final tahun 2016, yang mana kalah 1-2 dari India.

Pada 7 Januari 2020, pelatih kepala Petar Šegrt dan asosiasi Maladewa menyepakati pengakhiran kontrak yang disepakati bersama.

Hingga kini ia leih banyak menghabiskan waktu menonton pertandingan sepakbola. Termasuk Piala Eropa 2020 lalu.

Awali Kiprah di Indonesia

Saat masih di PSM Makassar, banyak hal yang telah dibuat pelatih ini, baik suporter dan terutama pemain PSM.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved