Tribun Sinjai
Kolam Renang HM Nur Tahir Sinjai Butuh Anggaran Perbaikan Rp 3,5 Miliar
Dispora Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mengungkap kolam renang HM Nur Tahir tidak memenuhi standar.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Suryana Anas
TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mengungkap kolam renang HM Nur Tahir tidak memenuhi standar.
Kolam tersebut tidak memenuhi standar untuk dijadikan sebagai pusat pertandingan olahraga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Tingkat Sulawesi Selatan.
"Kolam HM Nur Tahir ini tidak memenuhi standar karena lebih dari yang disyaratkan," kata Kepala Bidang Prestasi dan Pembinaan Olahraga Dispora Sinjai, Saiful Ahmad, Rabu (28/7/2021).
Dia menungkapkan bahwa kolam tersebut memiliki kelebihan panjang 30 centimeter. Sedang kedalamnnya juga mengalami kekurangan.
Menurutnya ideal atau standar kedalam kolam yang dijadikan tempat pertandingan olahraga yakni 3,5 meter.
Sedang kolam HM Nur Tahir hanya miliki kedalaman dua meter lebih.
"Sementara kita di Sulsel memiliki atlet renang yang ukuran badannya tinggi-tinggi," kata Saiful Ahmad.
Tak hanya kekurangan kolam tersebut sebagai venue pertandingan renang antar kabupaten tetapi kolam tersebut juga sudah membutuhkan pembenahan secara keseluruhan.
Selain dari ukuran panjang dan kedalaman juga plafon sudah tidak utuh lagi. Tampak palfon mulai berjatuhan saat ini.
Sehingga keamanan dan kenyamanan terganggu baik kepada atlet maupun kepada masyarakat yang beraktifitas renang.
Saiful Ahmad mengungkap bahwa berdasarkan perhitungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sinjai untuk pembenahan kolam renang tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp 3,5 miliar.
"Untuk menjadikan kolam itu sebagai standar pertandingan tingkat provinsi maka membutuhkan anggaran kurang lebih Rp 3,5 miliar," kata Saiful Ahmad.
Venue Lain
Saiful Ahmad mengungkap bahwa tidak ada venue yang layak dijadikan sebagai tempat pertandingan olahraga tingkat provinsi Sulawesi Selatan.
"Jika kita lihat secara langsung tidak ada venue yang memenuhi standar. Semuanya butuh pembenahan fasilitas, bahkan ada yang belum ada sama sekali seperti softball," katanya.
Demikian juga lapangan tinju. Belum tersedia hingga saat ini.
Sementara Kabupaten Sinjai hanya berharap anggaran dari Pemerintah Sulsel untuk mendanai seluruh venue di Sinjai.
Demikian juga Kabupaten Bulukumba yang tahun depan sama-sama Kabupaten Sinjai menjadi tuan rumah bersama Porprov Sulsel. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kolam-renang-hm-nur-tahir-di-jl-ahmad-yani-sinjai-2872021.jpg)