Breaking News:

Tribun Bulukumba

Belum Dicairkan, Kades Bontonyeleng Tagih Dana Bagi Hasil Pajak ke Pemda Bulukumba

Kepala Desa (Kades) Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Andi Baso Mauragawali, menagih realisasi dana bagi hasil pajak

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/FIRKI
Kades Bontonyeleng, Kabupaten Bulukumba, Andi Baso Mauragawali 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kepala Desa (Kades) Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang, Kabupaten BulukumbaAndi Baso Mauragawali, menagih realisasi dana bagi hasil pajak dan distribusi daerah yang belum dibayarkan oleh pemerintah daerah (Pemda).

Seharusnya dana bagi hasil pajak tersebut telah di cairkan ke pemerintah desa (Pemdes) sejak 2020 lalu.

Total anggaran sebanyak kurang lebih sebesar Rp5 Miliar.

Khusus untuk Desa Bontonyeleng sendiri berjumlah kurang lebih Rp40 juta.

"Seharusnya sudah dibayar tahun 2020. Namun sampai saat ini pemda belum membayar bagi hasil pajak itu," beber Opu, kepada tribun-timur.com, Rabu (28/7/2021).

Dampaknya, ada beberapa kegiatan yang terhambat dilaksanakan.

Itu karena anggarannya berasal dari dana bagi hasil pajak dan distribusi daerah tersebut.

Bukan hanya itu, insentif kolektor pajak juga hingga saat ini belum dibayarkan.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengklarifikasi jika banyaknya tunggakan pajak bukan karena kesalahan pemdes.

Sebelumnya Kepala Dispenda Bulukumba, Andi Mappiwali mengungkapkan jika tunggakan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) mencapai Rp23 miliar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved