Tribun Toraja
Anggota DPRD Tana Toraja Yan Anggong Kala'lembang Meninggal di RSUD Lakipadada
Anggota DPRD Tana Toraja, Yan Anggong Kala'lembang meninggal dunia, Selasa (27/7/2021).
Penulis: Tommy Paseru | Editor: Sudirman
TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE- Anggota DPRD Tana Toraja, Yan Anggong Kala'lembang meninggal dunia, Selasa (27/7/2021).
Kabar duka disampaikan Kristian HP Lambe yang juga anggota DPRD Tana Toraja.
Kris Lambe mengatakan, Yan Anggong meninggal di RSUD Lakipadada sekira pukul 18.20 Wita.
"Meninggal dunia tadi sore di RSUD Lakipadada," singkatnya saat dikonfirmasi via WhatsAap, Selasa malam.
Ia menurutkan, selama menjabat Yan Anggong aktif turun ke lapangan menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
Daerah pemilihan Yan Anggong di dapil 1 meliputi Makale dan Kecamatan Makale Selatan.
"Almarhum sudah tiga hari menjalani perawatan di RSUD Lakipadada," katanya.
Untuk diketahui, Di DPRD Yan Anggong masuk dalam Badan Anggaran.
Yan Anggong dari Partai Perindo dan menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Hanura.
"Almarhum teman yang sangat baik, rendah hati dan peduli,"
"Ia mampu memperjuangkan aspirasi konstituennya. DPRD Tana Toraja sangat kehilangan," ungkapnya.
Sementara disejumlah grup WhatsAap juga tersebar informasi terkait meninggalnya Yan Anggong.
Isi informasi tersebut menyebutkan, bahwa Yan Anggong meninggal dunia karena Covid-19.
Namun terkait informasi ini, belum direspon oleh pihak RSUD Lakipadada.
Awak Tribun Timur masih berusaha melakukan konfirmasi ke RSUD Lakipadada berikut Dinas Kesehatan.
BOR Rumah Sakit Rujukan Pasien Covid-19 di Tana Toraja Sudah 60 Persen
RSUD Lakipadada Tana Toraja, Sulawesi Selatan ditunjuk menjadi salah satu rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Indonesia.
Saat ini, di RSUD Lakipadada merawat sebanyak 66 pasien Covid-19.
Jumlah pasien ini gabungan dari tiga kabupaten.
38 pasien Tana Toraja, 25 Toraja Utara,dan 3 pasien asal Enrekang.
Dari jumlah pasien ini, Bed Occupancy Rate (BOR) di RSUD Lakipadada sudah 60,47 persen.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Tana Toraja, dr Ria Minolta Tanggo.
"Berdasarkan update hari ini, BOR RSUD Lakipadada tercatat 60,47 persen," jelasnya saat dikonfirmasi tribun-timur.com via WhatsApp, Selasa (27/7/2021) siang.
Menurutnya, saat ini RSUD Lakipadada masih bisa menampung pasien Covid-19.
Namun ia berharap ke depannya tak ada lagi lonjakan kasus.
"Masih bisa menampung pasien Covid-19, di RSUD Lakipadada tersedia 130 bed," paparnya.
Terkait fasilitas penunjang pasien Covid-19, menurut dr Ria saat ini masih aman.
"Obat, oksigen dan fasilitas pasien Covid-19 lainnya untuk sementara masih aman, muda-mudahan kedepannya kasus tidak bertambah," harapnya.
Terpisah, Plt Direktur RSUD Lakipadada, dr Farma mengatakan saat ini rumah sakit lebih banyak menampung pasien Covid-19.
Namun ia tak menyebutkan angka pasti antara jumlah pasien Covid-19 dan pasien dengan penyakit lain.
"Presentasenya lebih banyak pasien Covid-19 dari pasien biasa, untuk saat ini tetap ada pasien biasa tapi kita pisahkan ruangannya," paparnya.
Meski demikian, per hari ini sejumlah pasien Covid-19 telah dinyatakan sembuh.
Bahkan hari ini pasien yang sembuh sudah bisa pulang ke rumah.
"Kemarin dan hari ini ada yang sembuh, kalau tidak salah 7-8 pasien dan mereka hari ini sudah bisa pulang," ungkapnya.
Sebagai informasi, terkait penanganan pasien Covid-19, Pemkab Tana Toraja juga bekerjasama dengan dua rumah sakit.
Keduanya adalah Rumah Sakit Sinar Kasih dan RS Fatimah.
Rumah sakit ini akan menjadi rumah sakit penyanggah untuk pasien Covid-19 yang bergejala ringan.
Laporan Kontributor : TribunToraja.Com,@b_u_u_r_y