Breaking News:

Tribun Takalar

Pemkab Takalar dan Kakanwil Bulog Sulselbar Salurkan Beras ke Penerima PKH

negara hadir memberikan hak masyarakat selebihnya masyarakat diminta untuk turut membantu pemerintah.

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Imam Wahyudi
Humas Pemkab Takalar
Penjabat Sekda Takalar H. Muhammad Hasbi, mewakili Bupati Takalar bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bulog Sulselbar, Eko Prantono menyalurkan bantuan beras untuk keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST), berlangsung di Halaman Kantor Bulog Takalar, Senin (26/7/2021) pagi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Penjabat Sekda Takalar H. Muhammad Hasbi, mewakili Bupati Takalar bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bulog Sulselbar, Eko Prantono menyalurkan bantuan beras PPKM 2021. 

Launching sekaligus penyaluran perdana bantuan beras untuk keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) ini berlangsung di Halaman Kantor Bulog Takalar, Senin (26/7/2021) pagi. 

Kakanwil Bulog Sulselbar Eko Prantono, mengatakan Kabupaten Takalar mendapatkan bantuan beras sebanyak 245 ton dari program nasional, untuk membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19. 

"Takalar mendapat bantuan sebanyak 245 ton, dan untuk stok beras kami di Gudang Takalar cukup untuk penyaluran tambahan beras untuk penerima PKH dan BST ini," katanya.

Sementara itu, Sekda Takalar H. Hasbi, menyampaikan permohonan maafnya karena Bupati Takalar berhalangan hadir. 

Sebab, kata dia, ia memiliki agenda lain yang lebih dahulu terjadwal.

H. Hasbi,  mengatakam bahwa bantuan beras yang disalurkan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI melalui Kementrian Sosial kepada masyarakat mengingat saat ini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

"Pemerintah harus hadir menjamin ketersediaan pangan, salah satunya melalui bantuan ini," kata H. Hasbi. 

Menurut dia, di Kabupaten Takalar, penanganan Covid-19 jangan hanya fokus pada penanganan kesehatan.

Tetapi juga harus memikirkan nasib warga yang masih sehat dan memiliki pendapatan berkelanjutan

Itu lanjutnya, agar PPKM tidak mematikan ekonomi masyarakat. 

Sehingga, penanganan pandemi seimbang dari segi kesehatan maupun dari segi pendapatan masyarakat.

Dia menyampaikan, negara hadir memberikan hak masyarakat selebihnya masyarakat diminta untuk turut membantu pemerintah.

Khususnya, dalam memutus mata rantai Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan. 

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved