Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ngobrol Virtual Tribun

Perjuangan Nakes Ditengah Risiko Pandemi Covid-19

Bayangkan delapan jam kerja dalam sehari kita harus meningkatkan kewaspadaan, karena nakes rentan terpapar.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Imam Wahyudi
tribun timur
Ngobrol Virtual Seri#48 Tugas dan Semangat Nakes di Tengah Pandemi Covid-19. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam melakukan penanganan terhadap pandemi covid-19.

Para nakes berjuang dan bertaruh nyawa demi menyelamatkan masyarakat dari jeratan pandemi.

Tak sedikit nakes tumbang saat berperang melawan pandemi.

Mereka adalah jajaran pahlawan yang sangar berisiko tinggi terpapar virus asal Wuhan, China ini.

Tribun-timur.com, melakukan wawancara eksklusif dengan salah satu perawat yang bekerja di Rumah Sakit Ibu dan Anak Cinta Kasih, Tangerang Selatan, Novianti Serrong.

Wawancara tersebut berlangsung secara virtual dan disiarkan lewat kanal YouTube Tribun Timur melalui Live Ngobrol Virtual Seri#48 Tugas dan Semangat Nakes di Tengah Pandemi Covid-19.

Berikut petikan wawancaranya:

- Sejak Kapan Bekerja Sebagai Tenaga Kesehatan?
Sejak tahun 2020, sebelumnya bekerja di salah satu klinik gigi di Makassar.

Setelah tiga bulan bekerja, saya merantau ke Jakarta menjadi perawat di Rumah Sakit Royal Taruma Jakarta Barat.

Mei 2021, saya pindah ke RSIA Cinta Kasih Tangerang Selatan.

- Apa yang memotivasi untuk menjadi perawat?
Saya meneruskan cita-cita keluarga saya, dulu nenek seorang perawat, ibu juga cita-citanya begitu, dan sekarang saya menjadi pelanjutnya. Dari kecil memang cita-cita saya jadi perawat.

- Bagaimana pendapat Novi terkait kerja-kerja perawat?

Menjadi perawat adalah panggilan hati, ingin jadi perawat karena kita bisa bantu orang lain, menolong keluarga yang sakit, perawat dan nakes banyak dibutuhkan di manapun.

- Apa perbedaan bekerja di rumah sakit sebelum dan pasca adanya pandemi covid-19?

Sangat terasa sekali, dulu untuk melakukan penanganan pasien kita hanya menggunakan masker medis, sarung tangan. Beda dengan sekarang kita harus menggunakan APD lengkap mulai dari masker dua lapis, face shiled, sarung tangan, hazmat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved