Timor Leste
Warga Timor Timur Ini Tetap Pilih Indonesia Meski Jadi Pengungsi, Padahal Kini Timor Leste Merdeka
Seolah mereka tak peduli wilayah yang dulu dia tinggali sudah merdeka menjadi negara Timor Leste. Mereka tetap pilih bergabung dengan Indonesia.
TRIBUN-TIMUR.COM - Warga Provinisi ke-27 Timor Timur tetap memilih bergabung ke Indonesia.
Meski kemudian hingga hari ini status mereka tetaplah sebagai pengungsi.
Seolah mereka tak peduli wilayah yang dulu dia tinggali sudah merdeka menjadi negara Timor Leste.
Timor Leste memperoleh kemerdekaannya melalui Referendum yang digelar pada 30 Agustus 1999.
Referendum yang disponsori Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut menunjukkan hasil bahwa mayoritas rakyat Timor Leste menginginkan kemerdekaan.
Yaitu sebanyak 344.580 orang atau 78.5 persen warga Timor Timur yang memilih merdeka.
Sementara sisanya, sebanyak 94.388 orang atau 21,5 persen, memilih untuk tetap bergabung dengan Indonesia.
Bahkan, setelah Timor Leste merdeka, banyak rakyat Timor Leste mengungsi ke Indonesia dan negara-negara lainnya.
Berikut ini fakta-fakta pengungsi Timor Leste:
1. Meninggalkan kampung halaman seiring kekerasan pasca-Referendum.
Periode antara 1999 dan 2002 di Timor Leste diwarnai dengan kekerasan.
Kekerasan pecah ketika pasukan yang setia kepada pemerintahan Indonesia berperang dengan kelompok pro-kemerdekaan.
Ratusan ribu pengungsi dari Timor Leste meninggalkan negara itu selama waktu ini.
2. Banyak yang kembali ke rumah, ada yang menetap di negara lain.
Saat ini, banyak pengungsi dari Timor Leste telah kembali ke rumah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pengungsi-timor-leste.jpg)