Tanaman Porang
Tata Cara Budidaya Tanaman Porang, Tanaman yang Diminati Jepang dan China
Porang merupakan tanaman umbi-umbian dan termasuk dalam spesies Amorphophallus Muelleri Blume.
Porang dapat diperbanyak secara vegetatif dan generatif (biji, bulbil/katak).
Bibit yang dipilih adalah dari umbi dan bulbil yang sehat.
Bibit porang cukup ditanam sekali.
Setelah bibit yang ditanam berumur 3 tahun, dapat dipanen selanjutnya dapat dipanen setiap tahunnya tanpa perlu penanaman kembali.
Kebutuhan bibit per satuan luas sangat tergantung pada jenis bibit yang digunakan dan jarak tanam.
Dengan prosentase tumbuh benih diatas 90%, kebutuhan benih per hektar dengan jarak tanam 0,5 m adalah:
- Umbi : 1.500 kg (± 20 – 30 buah/kg)
- Biji : 300 kg
Budidaya Tanaman Porang
Cara Tanam Porang:
Tanaman porang sangat baik bila ditanam pada musim hujan.
Cara menanam porang adalah sebagai berikut:
a. Masukkan bibit porang yang telah disiapkan ke dalam lubang tanaman yang sudah disiapkan.
b. Berikan pupuk pupuk dasar sebelum umbi porang ditanam menggunakan pupuk bokashi/kompos 0,5 kg/lubang dicampur dengan top soil, sementara untuk bibit katak, gunakan pupuk bokashi/kompos dicampurkan dengan tanah sekitar.
c. Perlu diperhatikan bahwa letak bakal tunas tanaman porang harus menghadap ke atas. Kemudian pada setiap lubang tanah yang telah disiapkan tersebut harus diisi 1 bibit porang dengan jarak tanam antara 1 x 1 meter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/penasaran-cara-panen-katak-dorman-pemilik-sekolah-porang-sidrap-syaharuddin-alrif-berbagi.jpg)