Persib Bandung
Pelatih Persib: Jika Tidak Ada Liga, Sepak Bola Indonesia dengan Sendirinya Tidak Akan Bertahan
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, menyinggung soal nasib sepak bola Indonesia jika kompetisi tak kunjung berjalan
TRIBUN-TIMUR.COM - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, menyinggung soal nasib sepak bola Indonesia jika kompetisi tak kunjung berjalan.
Kompetisi Liga 1 hingga kini masih belum berjalan di tengah pandemi Covid-19.
Jika dihitung sejak tahun lalu, tercatat sudah 16 bulan kompetisi di Indonesia terhenti.
Sempat ada secerca harapan dengan penyelenggaraan Piala Menpora dalam kurun Maret-April 2021.
Namun, rupanya turnamen itu tak lantas memuluskan perizinan untuk menggelar Liga 1 2021.
PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) kembali menunda kompetisi yang semula dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli 2021.
Bahkan PT LIB masih bernaung dalam ketidakpastian lantaran hanya bisa memperkirakan kompetisi bergulir pada pertengahan Agustus 2021.
Kondisi ini membuat beberapa klub mulai frustasi dalam mempersiapkan tim, seperti yang terjadi pada Persib Bandung.
Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, mengaku tidak lagi menyiapkan rencana untuk menyambut kompetisi musim ini.
"Tidak ada rencana yang kami persiapkan. Sudah ada banyak rencana dibuat sejak Maret tahun lalu. Kami beberapa kali membuat rencana baru," tutur Robert Alberts kepada awakmedia.
Juru taktik asal Belanda itu tak kuasa menutup kekesalannya terhadap ketidakpastian kompetisi.
"Orang-orang tidak mengerti bahwa sepak bola adalah membangun sesuatu, bukan hanya bicara tidak berhenti bermain 1,5 tahun lalu langsung melompat pada kesimpulannya," ucap Robert Alberts.
Menurutnya, situasi seperti sekarang ini sangat kompleks bagi para pemain maupun yang terlibat dalam sepak bola Indonesia.
Jika berlarut, Robert Alberts menilai sepak bola Indonesia bisa kembali meredup seperti enam tahun silam.
"Ini bukan hanya latihan sepak bola atau tidak bermain dalam waktu lama, pemain bereaksi dengan cara yang berbeda."